Berita Surabaya

Ini Penjelasan Biro Perjalanan Terkait Penundaan Keberangkatan 111 Jamaah Umroh dari Tuban

#Surabaya - Biro perjalanan travel bertanggung jawab atas penundaan keberangkatan 111 jamaah umroh dari Tuban.

Ini Penjelasan Biro Perjalanan Terkait Penundaan Keberangkatan 111 Jamaah Umroh dari Tuban
antaranews.com
Ilustrasi Pesawat 

SURYA.co.id I SURABAYA - PT Aya Sofya Travel adalah biro perjalanan travel atau pariwisata yang berkedudukan di Jakarta. Tidak ada biro perwakilan di Surabaya. Namun di Tuban, agen travel ini mampu menggaet setidaknya 111 calon jemaah umrah.

Para jemaah Mereka dijanjikan selama sepuluh hari untuk bisa menikmati ibadah ke tanah suci. Adalah Nur Khozin, satu-satunya perwakilan biro travel Jakarta itu di Tuban (Bukan di Surabaya).

"Kebetulan saya satu pengurus dengan di Jakarta. Selain saya ada juga orang lain. Kami sudah empat kali memberangkatkan jemaah umrah. Terakhir saat Ramadhan kemarin. Memang ini kendalanya hanya pada urus visa saja," kata Nur Khozin pada SURYA.co.id.

Khozin yang menurut pengakuan jemaah adalah sosok bukan dari kalangan pondok pesantren. Dia memang perekrut calon jemaah umrah.

Dia juga biasa menggandeng KBIH (kelompok bimbingan ibadah haji) di Tuban. Terakhir menggandes Gus Wahid, pembimbing jemaah umrah.

Namun Khozin menolak bekerja sama dengan pesantren atau kelompok pengajian dengan sistem komisi. "Kami bekerja sama dengan beliau (Gus Wahid) setelah kami dapat jemaah umrah. Untuk dibimbing," kata Khozin.

Sepuluh hari menjelang tanggal keberangkatan awal, yakni 27 Februari 2016, Khozin mengaku sudah menerima bukti booking visa dari Kedutaan Arab Saudi. Sambil menunggu, dia memutuskan berangkat Sabtu kemarin.

"Namun kami harus menunda keberangkatan jemaah karena belum ada visa dari kedutaan. Aya Sofya pusat akan datang besok. Dan seluruh biaya hotel ditanggung Aya Sofya," tambah Khozin.

Selain menanggung hotel, biro travel itu juga menyatakan bahwa pihaknya serius memberangkatkan jemaah. Bukan penipuan.

"Kami buktikan bahwa kami siap mengganti seratus persen biaya umrah jika gagal berangkat. Ini bentuk tanggung jawab kami," kata Khozin.

Pelaksana biro travel di Tuban ini juga meyakinkan bahwa pihaknya bertanggung jawab dengan menunjukkan memperpanjang sewa hotel kembali malam ini. Seharusnya, masa berakhirnya menginap di hotel itu berakhir Kamis tadi.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved