Berita Surabaya
Fasad Gedung Sawunggaling Pemkot Surabaya Langsung Diperbaiki
#Surabaya - Petugas membersihkan Fasad atau penutup gedung Pemkot Surabaya yang jatuh pada Kamis siang.
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.co.id I SURABAYA - Lepasnya fasad atau penutup gedung di dinding lantai enam gedung kantor Pemkot Surabaya, atau yang biasa disebut Graha Sawunggaling pada Kamis (3/3/2016) siang, langsung mendapat perbaikan.
Saat itu tiga petugas Satgas dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR), segera mengevakuasi fasad tersebut.
Mereka dibantu mobil patroli dari Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbanglinmas).
Setelah membersihkan fasad yang jatuh, mereka melepasnya menjadi tujuh lembaran, kemudian mengangkut menuju ke kantor Bakesbanglinmas di Jl Jaksa Agung Suprapto.
Usai dievakuasi petugas Linmas, sebuah mobil pemadam kebakaran dengan tangga hidrolik setinggi 35 meter, langsung memasang kembali fasad baru. Pemasangan dilakukan anggota Satgas DTCR.
Hingga pukul 15.30 WIB, proses perbaikan selesai, dan tidak ada bekas kerusakan di gedung enam lantai, yang dimanfaatkan sebagai kantor beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkot Surabaya itu
Sekadar diketahui, fasad Pemkot Surabaya jatuh, lalu menimpa sebuah mobil dinas Toyota LGX biru nopol L 1040 RP, yang diketahui mobil dinas daru Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya.
"Ada tujuh lembaran seperti dari bahan seng yang jatuh menimpa mobil tadi. Saat menimpa mobil, masih menyambung, kemudian terlepas dari beberapa lembar itu," jelas Suripno, petugas parkir yang berjaga di depan graha Sawungggaling di Jl Jimerto.
Sebelum jatuh, hujan sekitar pukul 13.30 WIB itu, membuat fasad di bagian sisi timur gedung terlepas. Saat lepas pertama, Suripno mengaku mendengar suara, "krak". Kemudian fasad itu, pelan-pelan lepas mulai dari sisi atas hingga samping kanan dan kirinya. Ukurannya sekitar 2 meter kali empat meter.
Sempat terombang-ambing oleh angin, hingga akhirnya lepas dan jatuh menimpa mobil.
"Terombang ambingnya sekitar 5 menit," kata Suripno, yang ketika lepas pertama kali langsung berlari ke kantor Humas untuk lapor ke petugas Linmas, Djumairi dan wartawan yang berteduh di kantor itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-surabaya-atap-lepas_20160303_145239.jpg)