Berita Fashion

Bentuk Percaya Diri di Atas Panggung Star Kid Modeling

“Dulu anak saya pendiam dan minder. Tapi, sejak ikut sekolah modeling jadi aktif dan mudah bergaul.”

Bentuk Percaya Diri di Atas Panggung Star Kid Modeling
SURYA/PRAMUDITO

SURYA.co.id | SURABAYA - Siang itu, Atrium City of Tomorrow (Cito) Surabaya terlihat riuh suara celotehan anak-anak. Mereka sibuk mematut baju di tubuhnya dengan bantuan orangtua masing-masing. Sedang di sudut lainnya ada sekelompok anak remaja sedang merias wajah.

“Dulu anak saya pendiam dan minder. Tapi, sejak ikut sekolah modeling jadi aktif dan mudah bergaul,” kata Sinta sambil membereskan riasan di wajah anaknya yang baru berusia 6 tahun, ketika ditemui Surya, Selasa (1/3).

Hari itu Anita, putri semata wayang Sinta itu ikut One Day with Starkit Modeling. Sedikitnya 90 orang anak mulai usia 2 tahun hingga remaja 17 tahun menjalani ujian yang diadakan Starkit Modeling.

Ujian dibagi dalam kelompok A untuk usia 2-5 tahun, kelompok B usia 6-9 tahun dan kelompok C usia 10-17 tahun. Kegiatan diadakan selama dua hari, dimulai dengan ujian dan berlanjut dengan parade para murid Starkit Modeling.

Meski sudah menjalani latihan beberapa bulan tidak jaminan seseorang langsung berani ketika menjalani tantangan di hadapan penonton banyak. Anisah misalnya, sesaat sebelum pentas tampak gelisah.

Mata gadis usia 3 tahun itu mendadak memerah dan mencengkeram erat tangan ibundanya. “Jangan takut. Nanti mama ikut dampingi di panggung kok,” ucap Sakdiyah, ibunda Anisah berusaha menenangkan hati sang anak.

Ketika giliran Anisah tampil, Sakdiyah memang diberi kesempatan oleh panitia untuk ikut mengiringi langkah anaknya itu. “Ini memang spontan. Karena tak bisa dipaksakan langsung berani tampil. Jadi untuk memberi support, ibunya boleh damping anaknya,” kata Yeni Tauviana, pengelola Starkit Modeling.

Menurut Yeni, di Starkit Modeling memang tak hanya mengajar anak-anak dan remaja. “Untuk menghadapi situasi seperti ini kami tak jarang juga beri bonus ibunya ikut belajar saat di panggung harus seperti apa, supaya semuanya nyaman,” bebernya.

Usai menjalani ujian dan lomba di hari pertama, pada hari kedua seluruh murid Starkit Modeling diberi kesempatan berparade dengan tema kasual. Busana yang dipakai adalah atasan putih dan bawah jins.

Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Achmad Pramudito
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved