Berita Lamongan

Banjir Luapan Bengawanjero Rendam Ribuan Rumah di 2 Kecamatan Lamongan

“Kita upayakan segera membantu sembako untuk warga yang kebanjiran,”kata Suprapto, Kepala Pelaksanan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kepada

Banjir Luapan Bengawanjero Rendam Ribuan Rumah di 2 Kecamatan Lamongan
Surya/Hanif Manshuri
Banjir yang melanda sejumlah desa di 2 kecamatan akibat luapan air Sungai Bengawanjero. Selain banyak rumah terendam, juga pematang ribuan hektare tambak, Rabu (2/3/2016) 

SURYA.co.id | LAMONGAN - Banjir akibat luapan air Bengawanjero hingga kini tengah menenggelamkan ribuan rumah dan ribuan hektare sawah tambak di dua kecamatan Lamongan, Jawa Timur.

Sementara banjir di wilayah Babat juga belum seratus persen surut.

Lamongan masih harus menghadapi banjir di wilayah yang lain. Sejumlah desa di Kecamatan Kalitengah dan Turi turut terendam banjir akibat luapan anak sungai Bengawan Solo, yaitu sungai Bengawan jero.

Banjir akibat luapan sungai Bengawanjero ini merendam sejumlah desa di 2 kecamatan, yaitu Kecamatan Turi dan Kecamatan Kalitengah serta Deket.

Di Kalitengah, desa yang terendam banjir diantaranya, Desa Tiwet, Desa Bojoasri, Desa Pucangro dan Desa Jelakcatur.

Sementara, di Kecamatan Turi, yang terendam diantaranya , Desa Pomahanjanggan dan Desa Kemlagi Gede.

Akibat banjir di 2 kecamatan, ribuan rumah terendam. Jalan antar desa di 2 kecamatan dan ribuan hektare tambak yang pematangnya tak kelihatan karena tergenang banjir. Ketinggian air yang merendam 2 kecamatan ini antara 10 hingga 20 sentimeter.

Selain itu sejumlah fasilitas umum dan fasilitas pendidikan juga terendam banjir .

Seperti yang terjadi di Desa Jelakcatur, Kecamatan Kalitengah. Di desa ini, air mulai merendam sebagian besar pemukiman warga, seperti di Dusun Jelak, Desa Jelakcatur, 174 unit rumah, 3 masjid, 3 lembaga pendidikan r di Desa Jelakcatur Kecamatan Kalitengah, terendam air dengan ketinggian air 15-40 sentimeter.

Banjir musiman ini disebabkan tingginya debit air dan meluapnya sejumlah sungai yang tak lagi mampu menampung air karena tingginya intensitas hujan yang mengguyur Lamongan sejak beberapa hari terakhir.

Halaman
12
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved