Berita Pendidikan Surabaya

Pejabat Surabaya Merasa Siap Laksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer

#SURABAYA - Kami harap baik sekolah ataupun siswa menyiapkan laptop sendiri, namun tentu saja dengan spesifikasi yang sesuai dengan standar UNBK.

Dya Ayu Wulansari
Rapat dengar pendapat antara Ketua Komisi D DPRD Agustin Poliana beserta anggota dengan Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, M Ikhsan, dan koleganya. 

SURYA.co.id | SURABAYA -  Dinas Pendidikan Surabaya merasa sudah siap dari segi jaringan internet serta perangkat untuk Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada April 2016.

Pelaksanaan UNBK untuk SMA/SMK, rencananya digelar pada 4 April. Ujian dengan sistem pengerjaan komputerisasi ini diikuti 37718 siswa dari 526 sekolah SMA/SMK se-Surabaya.

Sementara, untuk bulan Mei, pelaksanaan ujian akan diikuti untuk SMP/SD. Sekitar 370 sekolah SMP/SD Se-Surabaya diminta untuk mempersiapkan diri.

Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Agustin Poliana, meminta agar jangan ada hambatan dalam pelaksanaan ujian seperti yang terjadi tahun lalu.

"Saya minta kekurangan di tahun lalu bisa menjadi bahan evaluasi karena dalam UNBK, jaringan internet maupun lokasi ruang selalu jadi kendala. Kasihan para siswa. Kami meminta hal itu menjadi perhatian," kata Agustin dalam rapat dengan pejabat Dinas Pendidikan, Selasa (1/3/2016),

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, M Ikhsan, mengatakan telah mempersiapkan segala sesuatunya.

"Kami sudah sangat siap menghadapi UNBK April nanti," ujarnya.

Menurut dia, pihaknya sudah bekerjasama dengan Polrestabes Surabaya, selain itu juga menggandeng salah satu provider untuk menyediakan akses internet agar lancar saat siswa mengikuti UNBK.

"Kami sudah melakukan koordinasi dengan beberapa pihak terkait dengan persiapan UNBK," tutur Ikhsan.

Untuk kelengkapan peralatan seperti laptop siswa yang belum memiliki, akan disediakan oleh sekolah, selain itu Dinas Pendidikan juga mempersiapkan.

"Kami harap baik sekolah ataupun siswa menyiapkan laptop sendiri, namun tentu saja dengan spesifikasi yang sesuai dengan standar UNBK, namun biasanya siswa juga sudah siap dengan membawa laptop sendiri maupun gadget," katanya.

Ikhsan menambahkan, fokus utama adalah jaringan wifi internet serta lokasi ujian. Yakni, penambahan hingga shift 4 dan 5. Aturan pelaksanaan ujian seharusnya yakni hingga shift 3 saja.

"Kalau ada masalah atau kendala, kami tambah shiftnya, selama anaknya siap dan mampu," kata Ikhsan.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved