Pendidikan
Sampah Bekas Disulap Jadi Alat Peraga di Sekolah, Menarik dan Mudah Dihafalkan
Ia berusaha mencari cara supaya pelajaran yang sulit itu menjadi mudah dihafal dan tidak dilupakan begitu saja.
Penulis: Neneng Uswatun Hasanah | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | SURABAYA – Sekilas, poster tentang sel saraf yang ditunjukkan Aminatuz Zuhriyah ST, guru MTs Al-Fatich Surabaya nampak biasa.
Namun ketika diamati lagi, ternyata poster tersebut disusun dari sampah.
“Ide awalnya karena saya bingung bagaimana mengajari anak-anak tentang sel saraf. Saya sendiri juga belum pernah melihat angsung sel saraf seperti apa, hanya tahu dari buku,” ujar Amina.
Maka ia berusaha mencari cara supaya pelajaran yang sulit itu menjadi mudah dihafal dan tidak dilupakan begitu saja.
“Setelah pelajaran, saya minta mereka ke sekitar sekolah untuk mencari sampah. Awalnya mereka bingung, setelah saya jelaskan bahwa sampah-sampah tersebut harus bisa disusun menjadi peraga sel saraf, mereka baru paham dan antusias,” ceritanya.
Hasilnya ternyata di luar perkiraan Amina. 25 siswa yang terbagi menjadi lima kelompok itu semuanya aktif mencari sampah yang sesuai untuk dijadikan peraga bagian-bagian sel saraf.
“Ada yang menggunakan potongan botol air mineral bekas, daun, rumput kering, dan sedotan bekas,” kata Amina.
Peraga sel saraf yang mereka buat pun beragam bentuknya, tidak ada satupun karya yang sama.
Peraga-peraga tersebut kemudian dipajang di dalam kelas untuk membantu proses menghafal sel saraf.
Lucunya, beberapa waktu kemudian ketika Amina melepas pajangan tersebut, para siswa tidak memperbolehkan.
“Katanya mereka masih sangat suka dengan hasil karya mereka dan melarang saya melepasnya,” ujarnya sambil tersenyum.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-surabaya-pendidikan-peraga-alat-syaraf_20160229_162743.jpg)