Profil

Stephanie Mulai Bisnis via BBM Tahun 2010, Kini Punya 5 Butik di Surabaya

Pada awal 2013, dia memberanikan diri membuat butik pertama bersama Elizabeth Meilyana, kakaknya, di International Trade Centre (ITC) Surabaya.

rizki mahardi
Stephanie Fransisca, menekuni bisnis butik sejak kuliah. Kini, dia punya banyak butik di Surabaya. 

SURYA.co.id l SURABAYA - Stephanie Fransisca (26) sudah menggeluti bisnis penjualan pakaian wanita sejak bangku kuliah dengan modal awal Rp 500.000.

Perempuan kelahiran Surabaya 5 April 1991 ini mengaku senang menggeluti bisnis sejak kuliah jurusan bahasa Inggris di Universitas Katolik Widya Mandala.

Awalnya, dia iseng bisnis online melalui fitur BlackBerry Messenger tahun 2010 ke teman semasa kuliahnya saja.

Perempuan bertinggi badan 167 meter ini akhirnya mempunyai butik sendiri sampai saat ini.

Pada awal 2013, dia memberanikan diri membuat butik pertama bersama Elizabeth Meilyana, kakaknya, di International Trade Centre (ITC) Surabaya.

Pada tahun 2014, dia membuka satu butik lagi di PTC dan sampai sekarang mempunyai 5 butik yang masih berjalan yakni empat butik di PTC dan satu butik di ITC Surabaya.

"Suka dan duka pernah saya alami ketika merintis usaha bersama kakak saya. Pernah karyawan kami mengambil uang penjualan toko yang nilainya juga tidak terlalu besar tanpa sepengetahuan kami. Kami juga sempat mengalami sepi pengunjung toko ketika waktu liburan sekolah sehingga pembeli di toko kami tidak terlalu banyak," ujar pendiri butik Nightroom di PTC ini saat diwawancarai SURYA.co.id, Minggu (28/2/2016).

Anak dari pasangan Frans Antonius dan Ratna Christina ini selalu optimistis akan bisnis yang dijalankan.

Menurut dia, pakaian wanita dagangannya didatangkan langsung dari Thailand. Ada juga pakaian dari dalam negeri.

Kini, ia jual kaus, sweater perempuan, aksesoris perempuan, pakaian pesta untuk wanita, topi, dan lainnya.

Harga yang ditawarkan juga sangat bervariatif mulai dari Rp 35.000 sampai ratusan ribu rupiah. Ia masih ingin terus mengembangkan bisnisnya.

Penulis: Rizki Mahardi
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved