Breaking News:

Gerhana Matahari

Hari Raya Nyepi Bersamaan Gerhana Matahari Total, Ini Dampaknya bagi Penerbangan

#SURABAAY - Saat perayaan Nyepi besok ternyata bertepatan dengan fenomena alam yang luar biasa. Gerhana Matahari Total.

bintang
ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tak ada aktivitas penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali saat perayaan Hari Nyepi pada Rabu, 9 Maret 2016.

Selama hari besar umat Hindu itu, seluruh layanan bandara internasional di kota pariwisata dunia itu ditutup. Zero flight di Bali.

"Bandara akan tutup selama 24 jam di Bali pada hari Nyepi besok. Jangankan aktivitas penerbangan, aktivitas apa pun tak boleh. Ini bagian dari toleransi umat beragama yang sangat luar biasa di Bali," ucap General Manager PT Angkasa Pura 1 Juanda Surabaya, Yuwono, Minggu (28/2/2016).

Penutupan Bandara Ngurah Rai selama Nyepi itu sudah berlangsung sejak bandara berdiri. Akibatnya, semua penumpang, turis, pelancong, dan masyarakat yang hendak ke Bali tentu tidak bisa saat tanggal merah libur nasional itu.

Setiap tahun terus begitu.

"Nanti akan keluar Notam (A Notice to Airmen) yang memastikan bahwa Bandara Ngurah Rai ditutup karena ini sudah terjadi setiap tahun maka semua pihak sudah memahami," kata Yuwono.

Terutama setiap airline sudah langsung berkomunikasi dengan masyarakat. Melalui agen dan pihak tekait maskapai, mereka akan memberitahukan bahwa selama hari Nyepi tak membuka layanan jasa penerbangan ke Bali.

Manajer Operasional PT Angkasa Pura 1 Juanda, Haruman Sulaksono, menyampaikan bahwa aktivitas layanan Bandara Ngurah Rai tutup selama 24 Jam pada 9 Maret 2016. Pemda setempat juga jauh-jauh hari sudah mengeluarkan edaran akan "nyepi" tanpa aktivitas apa pun di Bali.

"Notam sudah dikeluarkan jauh-jauh bulan. Saat ini, semua maskapai juga sudah tahu. Maskapai juga sudah mengantisipasinya dengan memberitahukan pada masyarakat bahwa tak ada penerbangan saat nyepi," kata Haruman.

Setiap hari, penerbangan dari Juana Surabaya tujuan Bali termasuk yang paling banyak setelah Jakarta. Setiap hari banyak pesawat yang terbang ke tujuan Pulau Dewata ini. Namun saat Nyepi, tak ada satu pun pesawat yang akan terbang.

Saat perayaan Nyepi besok ternyata bertepatan dengan fenomena alam yang luar biasa. Gerhana Matahari total. Namun Bandara Juanda Surabaya tak masuk dalam peta yang merasakan gerhana Matahari total.

Yuwono memastikan bahwa terjadinya gerhana Matahari total tak mengganggu aktivitas penerbangan. Sebab, gerhana matahari nanti tak membawa langsung pada cuaca. Gelapnya langit sekalipun tak pengaruhi pilot.

Sementara itu, Perwakilan Citilink di Surabaya, Soedjoko Dalijo, menuturkan bahwa pihaknya telah mengantisipasi Nyepi itu.

"Kami juga sudah terima notam bahwa Bandara di Bali ditutup selama 24 jam karena Nyepi. Kami juga sampaikan ke penumpang untuk tak melayani tujuan Bali," kata Dalijo.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved