Minggu, 12 April 2026

Berita Surabaya

Pangdam V Brawijaya Ajak Pesantren Tolak Radikalisme

"Saat ini Indonesia dalam keadaan darurat narkoba, banyak anak muda terjerumus dalam pergaulan bebas maka kekuatan akhlak harus terus di ajarkan,"jela

Penulis: Dya Ayu | Editor: Yoni
surya/irwan syairwan
Pangdam Mayjen TNI Sumardi (kanan) dalam sebuah acara. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pangdam V Brawijaya, Mayor Jendral TNI Sumardi saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) di Asrama Haji Surabaya, mengatakan bahwa TNI sangat mendukung dan akan ikut serta dalam membina pondok pesantren.

Hal ini dilakukan agar paham radikalisme yang mulai masuk ke Indonesia dapat dicegah.

"Saat ini Indonesia dalam keadaan darurat narkoba, banyak anak muda terjerumus dalam pergaulan bebas maka kekuatan akhlak harus terus di ajarkan,"jelasnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network),Sabtu (27/2/2016).

Pangdam juga menghimbau agar anggapan bahwa pondok pesantren menjadi sarang teroris tidak benar adanya.

"Kami berharap setelah adanya IPI ini, pondok-pondok pesantren yang disinyalir tidak mau bergaul saya harap setelah ini mau bergaul agar anggapan teroris berkumpul di dalam pondok pesantren itu tidak benar dan mari kita cegah radikalisme masuk ke Indonesia,"ujarnya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved