Peristiwa Surabaya
Mudo, Wisata Mural Dolly yang Bikin Betah Pecinta Selfie untuk Berfoto Diri Selama Berjam-jam
Tema mural pun bermacam-macam, mulai dari sayap, lorong waktu, dan karakter animasi khas Kota Pahlawan, seperti Gob and Friend serta trio hantu.
Penulis: Dya Ayu | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | SURABAYA - Kampung Dolly yang dulu terkenal dengan prostitusinya, kini disulap menjadi kampung mural. Hal ini untuk merubah wajah Dolly menjadi lebih cantik dan indah.
Mudo alias Mural Dolly, merupakan kreativitas yang disembahkan Surabaya Creative Network (SCN) dan Gerakan Melukis Harapan (GMH).
Gores warna Mudo akan menghias dinding eks-wisma Barbara dan dinding-dinding di kawasan Dolly.
Tema mural pun bermacam-macam, mulai dari sayap, lorong waktu, dan karakter animasi khas Kota Pahlawan, seperti Gob and Friend serta trio hantu.
"Ini merupakan bagian awal dari perubahan Dolly, supaya gang Dolly kembali ramai. Tentunya ramai dengan hal positif," kata Ketua SCN Hafshoh Mubarak kepada SURYA.co.id, Minggu (21/2/2016).
Saat ditanya terkait tema yang dipilih, Hasfhoh mengatakan bahwa ini mengikuti trend anak muda sekarang yang gemar selfie.
"Kami memberi media untuk selfie, jadi anak muda dapat memanfaatkan tempat ini untuk berselfie ria,"ujarnya.
Tidak hanya itu Hafshoh berharap, dengan adanya Mudo, kampung Dolly bisa meningkatkan perekonomian warga sekitar.
"Bila Dolly kembali ramai dikunjungi, setidaknya ini akan membawa berkah bagi warga di sini. Ini merupakan langkah awal untuk Dolly sebagai kampung wisata kreatif," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-surabaya-mural-dolly-mudo_20160221_124253.jpg)