Penangkapan Terduga Teroris di Malang
Densus 88 Tangkap Romli, Juru Bicara Ansharul Khilafah di Malang
#MALANG - Kelompok tersebut diafiliasikan dengan gerakan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Yuli
SURYA.co.id | MALANG - Ketika mencuat nama Muhammad Romli dalam daftar orang yang diduga ditangkap oleh tim Densus 88 Antiteror, ingatan kembali ke tahun 2014. Romli bukanlah nama baru dalam gerakan Islam di Malang.
Romli dikenal sebagai juru bicara kelompok Ansharul Khilafah Malang. Kelompok ini sempat membuat geger pada Agustus 2014 lalu. Kelompok ini membuat kegiatan secara bergiliran di beberapa masjid.
Informasi yang dihimpun SURYA.co.id, beberapa masjid menolak jika dijadikan kegiatan kelompok ini.
Sampai akhirnya kelompok ini berkegiatan di masjid 'Biru' di Desa Gading Kulon Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.
Kelompok tersebut diafiliasikan dengan gerakan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
Menanggapi keresahan masyarakat, Muspika Dau pada bulan Agustus memanggil pengurus masjid itu yang juga juru bicara Ansharul Khilafah yakni Romli.
Ketika itu, Romli membantah jika kelompoknya berafiliasi dengan ISIS.
Pada Jumat (19/2/2016) malam, Romli yang diduga bersama teman-teman satu kelompoknya ditangkap oleh tim Detasemen KHusus 88 Antiteror usai rapat di rumah Badrodin.
Mereka ditangkap karena diduga terlibat dalam aksi terorisme.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-malang-terduga-teroris-muhammad-romli_20160220_200301.jpg)