Breaking News:

Berita Surabaya

IMI : Ada Pembekalan untuk Komunitas Motor yang Baru Dibentuk

Komunitas baru akan mendapat pemahaman sesuai bidang organisasi masing-masing.

surya/habibur rohman
Aksi free style komunitas motor saat hadir di Apel Besar Club Motor Bijak (Biker Jempolan Anti Kekerasan) di Kenpark, Kenjeran Surabaya belum lama ini. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Banyaknya pehobi motor membuat komunitas motor menjamur di berbagai daerah.

Namun, data Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jatim, komunitas yang resmi terdaftar hanya 231 organisasi.

Ketua Bidang Olahraga Motor IMI Jatim, Muhammad Taufik, mengatakan, tidak semua komunitas motor yang ada di Jatim, khususnya Surabaya, terdaftar IMI. Untuk 2016, baru ada 8 komunitas yang meresmikan organisasinya.

Menurut dia, syarat menjadi anggota IMI cukup mudah, anggota komunitas minimal 15 orang dan membuat AD/ART (Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga).

"Ini harus disahkan notaris, baru diserahkan kepada kami," ujar Taufik, Kamis (18/2/2016).

Program kerja, lanjut dia, juga harus jelas. Pasalnya, komunitas baru akan mendapat pemahaman sesuai bidang organisasi masing-masing.

"Kalau komunitas itu cenderung ke prestasi maka kami arahkan event-event, kalau hobi ada sendiri pembekalannya," terang Taufiq.

Soal arogansi pengendara motor saat touring? Taufik menegaskan, tidak semua anggota bersikap seperti itu. "Sebenarnya itu kembali ke masing-masing orangnya," katanya.

Setiap komunitas baru selalu mendapat pembekalan safety riding saat di jalan. P

embekalan itu tidak hanya dari IMI, melainkan juga dari Polda Jatim dan Dinas Perhubungan Provinsi dan Kota Surabaya.

"Setiap bulan kami rutin memberi sosialisasi kepada komunitas, baik yang baru maupun lama. Karena etika berkendara itu penting," tandasnya.

Meski anggota IMI berjumlah lebih dari 2.000 orang, Taufik rutin memberikan sosialisasi hingga tiga kali setiap bulan.

Tidak terbatas pada anggota, tetapi juga sosialisasi berkendara untuk kalangan umum.

"Biasanya mahasiswa sama pelajar SMA, karena ini penting. Tidak semua orang paham berkendara dengan baik meski sudah memiliki SIM," ungkap Taufik.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Rorry Nurwawati
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved