7 Tahun KarSa Pimpin Jatim

Jauh Hari Sudah Diprediksi Prof Jim McKay; Road Mapnya Konsep Jatimnomics

Dengan Jatimnomics, Jatim memandang provinsi lain menjadi rekan kerja dan saling berkolaborasi, bukan kompetitor.

SURYA.co.id | SURABAYA - Jauh sebelum munculnya hasil penelitian yang dilakukan Lee Kuan Yew Institute, pada akhir 1980-an Prof Jim McKay dari Australia juga sudah memprediksi, Jatim merupakan provinsi yang punya keseimbangan agraris dan industri. Provinsi yang paling siap dalam simbiosis mutualistis antara pengusaha besar dan kecil.

Ini disampaikan Jim saat Jatim dipimpin Gubernur Soelarso pada 1988-1993. Apalagi sekarang, dimana Pemprov Jatim selalu melakukan intervensi dengan memberikan skema pembiayaan murah untuk pengusaha kecil.

“Sekali lagi, ini menjadi modal yang sangat penting,” kata Gubernur Soekarwo.

Untuk road map-nya, Pakde Karwo mengaku sudah ada, yakni konsep Jatimnomics. Dengan Jatimnomics, Jatim memandang provinsi lain menjadi rekan kerja dan saling berkolaborasi, bukan kompetitor. Ini menjadikan Jatim sebagai brother (kakak) terhadap provinsi lain, terutama yang ada di wilayah Indonesia Timur.

“Kakak untuk kolaborasi terhadap kehidupan ekonomi, sosial, maupun budaya,” imbuhnya.

Itulah salah satu kata kunci mewujudkan Jatim menjadi Provinsi Industri. Dengan begitu, bahan baku yang awalnya impor, seperti nikel, bouksit, bijih besi, dan aluminium, bisa diganti dengan kolaborasi bersama provinsi lain atas potensi yang dipunyai Jatim.

“Di luar itu, smelter juga merupakan satu jawaban untuk segera mengisinya dan kemudian mengurangi devisit neraca berjalan,” tukasnya.

Dengan cukupnya syarat menjadi provinsi terkemuka di ASEAN, saat ini yang harus dilakukan adalah konsolidasi untuk menaikkan dengan mengubah sistem pendidikan Jatim menjadi vokasional dan meningkatkan SDM serta keterampilan yang bertaraf internasional, dengan bertumpu pada basis spiritual dan kultural.

“Shortcut-nya, kita lakukan melalui SMK Mini, memperbanyak jumlah SMK, dan community college selama setahun untuk lulusan SMK,” urai bapak tiga anak ini.

Jika itu dilakukan, Pakde yakin Jatim akan jauh lebih unggul dan kompetitif dengan provinsi lain di ASEAN. Data Januari-Oktober 2015 menunjukkan perdagangan Jatim dengan negara lain di ASEAN semua surplus.

Halaman
12
Penulis: Mujib Anwar
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved