7 Tahun KarSa Pimpin Jatim

Gus Ipul Akui Pembangunan Infrastruktur Belum Semua Sesuai Harapan

"Demikian juga infrastuktur menuju beberapa lokasi wisata. Kalau hari Sabtu dan Minggu mau menuju Malang dan Batu, lalu lintasnya padat sekali."

Gus Ipul Akui Pembangunan Infrastruktur Belum Semua Sesuai Harapan
surya/sugiharto
Pakde Karwo dan Gus Ipul didampingin istri masing-masing pada sesi foto bersama. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Gus Ipul mengakui, dari berbagai program pembangunan yang dilakukan, banyak sukses dan berimbas pada kemajuan di sejumlah bidang. Tapi ada juga yang menjadi tantangan, sehingga perlu dipacu lagi.

Pembangunan infrastruktur diakui juga belum semua sesuai harapan. Contohnya, pembangunan tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) dan jalan lintas selatan (JLS).

Proyek Pusat ini mundur beberapa tahun dari target jadwal yang ditetapkan sebelumnya.

"Demikian juga dengan infrastuktur menuju beberapa lokasi wisata. Sehingga, kalau hari Sabtu dan Minggu mau menuju Malang dan Batu, lalu lintasnya padat sekali," katanya.

Tantangan berikutnya, lanjut mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal ini, adalah terkait keterampilan lulusan SMA dan SMK. Sehingga model pendidikan, diubah dan difokuskan ke pendidikan vokasional, sebagai upaya membangun human capital.

"Apa gunanya infrastruktur bagus, kalau SDM pas-pasan. Makanya keterampilan masyarakat terus kita tingkatkan," tegasnya.

Khusus menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN (MEA), saat ini berbagai upaya agar produk Jatim bisa diterima pasar negara ASEAN dan internasional terus dilakukan.

"Ke depan orientasi tidak boleh hanya dalam negeri. Tapi harus ke luar negeri, menembus alur perdagangan yang lintas negara," pungkas Gus Ipul.

Penulis: Mujib Anwar
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved