Rabu, 8 April 2026

Berita Surabaya

Lapindo Ngotot Bor Sumur Tanggulangin Sidoarjo, Ini Alasan Mereka

#SURABAYA - PT Lapindo Brantas tetap mengebor di dua sumur baru Tanggulangin (TGA) 6 dan TGA 10.

Penulis: M Taufik | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.co.id/Irwan Syairwan
Pengunjung berfoto di titik 42 di areal luapan Lumpur Lapindo 

SURYA.co.id I SURABAYA - PT Lapindo Brantas tetap mengebor di dua sumur baru Tanggulangin (TGA) 6 dan TGA 10. Pengeboran dua sumur itu diharap bisa tetap terealisasi untuk meningkatkan produksi hingga 100 persen.

Harso Harjono, Vice President Operation PT Lapindo Brantas menyampaikan bahwa sekarang ini perusahaannya memiliki lima sumur yang hasil produksinya sekitar 5 juta kaki kubik per hari atau 5 MMScfd.

"Dari sumur TGA 6 dan TGA 10 ini kami berharap bisa menambah produksi gas sebanyak 5 MMScfd. Atau bisa meningkat 100 persen dari angka produksi lima sumur sebelumnya,” paparnya saat menggelar jumpa pers di Surabaya, Jumat (12/2/2016).

Dari hasil produksi itu, menurut dia, bakal dipakai untuk menambah aliran jaringan gas ke rumah tangga yang berada di sekitar lokasi pengeboran yang saat ini sudah mengaliri 10.500 rumah di Desa Kedungbanteng dan 3.000 rumah di Kali Dawil.

“Kami belum tahu pasti angka tambahannya. Tapi jika dua sumur itu bisa beroperasi, pasti jaringan gas ke rumah warga akan ditambah,” tandasnya.

Dikatakan dia, dua sumur baru tersebut bukan hanya mengahsilkan gas, tetapi juga memiliki cadangan minyak mentah. Angkanya cukup banyak, cadangan minyak mentah dari TGA 6 dan 10 ada sekitar 1 juta barel.

Dalam pengeboran di TGA 6 dan 10, pihaknya berencana untuk tidak memasuki zona over pressure. Kedalaman pengeboran hanya sekitar 2,600 kaki saja, meski sejatinya bisa sampai kedalaman 2.900 kaki.

"Secara ekonomi memang rugi karena jika mengebor lebih dalam akan mendapatkan minyak lebih banyak. Tapi kami sengaja memilih zona aman, dengan pertimbangan sosial," sambung Vice President Coorporate Communication PT Lapindo Brantas, Hesty Armiwulan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved