Breaking News:

Berita Tuban

Demam Berdarah Marak, Petani Jambu Merah Panen Besar

Jambu merah juga mengandung vitamin c sebagai antioksidan yang bisa menjaga daya tahan tubuh penderita sehingga akan mempercepat pemulihan penderita d

Penulis: Iksan Fauzi | Editor: Yuli
iksan fauzi
UNTUK DBD - Petani buah jambu merah di Desa Kradenan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban memanen buah jambu merah. Sekitar dua pekan ini, permintaan melonjak tinggi 100 persen. Setiap kali petik, petani bisa meraup uang jutaan rupiah. 

SURYA.co.id | TUBAN - Sebulan ini, tak sedikit warga di hampir di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur diserang nyamuk Aedes Aegypti. Nyamuk ini yang membawa virus dengue, tubuh manusia yang terserang akan menyebabkan demam berdarah dengue (DBD).

Melonjaknya angka penderita DBD turut meningkatkan penjualan buah jambu merah. Buktinya, permintaan buah jambu merah-bisa meningkatkan trombosit di dalam tubuh-melonjak drastis.

Bagi petani buah jambu merah di Desa Kradenan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, permintaan produk pertaniannya itu meningkatkan pula pendapatan.

Sekitar dua pekan ini, permintaan melonjak tinggi 100 persen. Setiap kali petik, petani bisa meraup uang jutaan rupiah.

Seorang petani jambu merah di Desa Kradenan, Sholihatin merasa bersyukur karena tingginya permintaan buah jambu merah pada saat panen melimpah. Awal musim penghujan seperti sekarang ini memang menjadi musim panen jambu merah.

“Permintaan buah jambu merah di pasaran cukup tinggi, berapa pun hasil panen, sekalipun banyak, diserap pasar tanpa sisa,” ujar Sholihatin tak lama ini.

Sholihatin hampir setiap hari memetik buah jambu merah. Sekali petik, bisa menghasilkan sepuluh hingga dua puluh kotak, masing-masing kotak memiliki berat rata-rata 50 kilogram. Sementara, harga jual buah itu dari petani Rp 8.000 per kilogram.

Meningkatnya permintaan buah jambu merah tidak lepas dari maraknya penderita DBD di beberapa daerah. Buah itu diyakini cocok dikonsumsi oleh para penderita gejala DBD maupun yang sudah kena DBD.

“Biasanya pada saat banyak penderita DBD, buah jambu ini banyak pembelinya,” katanya sembari menunjukkan buah jambu hasil petikkannya.

Seorang pembeli jambu merah asal Bojonegoro di lahan Sholihatin, Sumali mengaku membeli buah itu untuk tetangganya yang terkena DBD. Saudaranya telah periksa ke dokter dan dinyatakan positif terkena DBD.

“Dokter menyarankan, selain minum obat supaya memperbanyak makan buah jambu merah,” ujarnya sembari mengangkat sekresek buah jambu.

Buah jambu merah selain dagingnya bermanfaat, daunnya juga sering digunakan sebagai tanaman obat. Buah jambu ini mengandung quercetin yang bisa meningkatkan trombosit hingga 100 ribu millimeter per kubik tanpa efek samping.

Jambu merah juga mengandung vitamin c sebagai antioksidan yang bisa menjaga daya tahan tubuh penderita sehingga akan mempercepat pemulihan penderita demam berdarah

2.000.000.000

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved