7 Tahun KarSa Pimpin Jatim

7 Tahun Pakde Karwo-Gus Ipul Pimpin Jatim: Bertekad Jadikan Jatim Provinsi Terkemuka di ASEAN

Selama keduanya memimpin, Jatim berhasil tumbuh menjadi provinsi yang sangat diperhitungkan. Tak hanya di kalangan nasional, tapi juga internasional.

7 Tahun Pakde Karwo-Gus Ipul Pimpin Jatim: Bertekad Jadikan Jatim Provinsi Terkemuka di ASEAN
surya/sugiharto
Pakde Karwo dan Gus Ipul didampingin istri masing-masing pada sesi foto bersama. 

SURYA.co.id | SURABAYA – Mewujudkan visi dan misi pembangunan yang ada dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) maupun rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD), serta komitmen terhadap rakyat selalu ditunjukkan oleh Gubernur Soekarwo dan Wakil Gubernur Saifullah Yusuf (KarSa), selama memimpin Provinsi Jatim.

Sejak keduanya dilantik pada 12 Februari 2009 lalu untuk jabatan periode lima tahun pertama. Kemudian dilantik lagi pada 12 Februari 2014 untuk jabatan periode kedua.
Nah, Jumat (12/2/2016), tepat tujuh tahun pemerintahan Pakde Karwo-Gus Ipul memimpin Jatim, wilayah dengan 38 kabupaten/kota yang penduduknya mencapai sekitar 39 juta jiwa.

Selama keduanya memimpin, Jatim berhasil tumbuh menjadi provinsi yang sangat diperhitungkan. Tak hanya di kalangan nasional, tapi juga internasional. Jatim juga semakin menegaskan posisinya sebagai barometer, pioner, dan tulang punggung nasional dalam berbagai bidang.

Selalu memberikan kontribusi dan solusi untuk ikut memecahkan berbagai masalah yang dihadapi bangsa dan negara, agar lebih maju dan punya daya saing. Tidak terlindas oleh arus globalisasi dan perkembangan zaman. Slogan "Dari Jawa Timur untuk Indonesia" selalu diugemi dan terus digelorakan.

Slogan tersebut bukan jargon semata. Pemprov Jatim menunjukkan melalui program dan bukti nyata. Tak hanya sekadar melanjutkan program baik yang sudah ada. Tapi juga membuat program baru yang visioner. Menjadi yang pertama di Indonesia. Terpenting, manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat.

Ini terbukti dengan pertumbuhan ekonomi Jatim sejak 2010 hingga saat ini selalu di atas rata-rata nasional. Turunnya angka kemiskinan dan pengangguran. Meningkatnya kualitas sumber daya manusia (SDM) dan berkurangnya disparitas antardaerah sebagai dampak makin meratanya pembangunan.

Kualitas layanan publik juga semakin meningkat dengan reformasi birokrasi yang dilakukan. Dipadu dengan suasana aman, nyaman, damai, dan tertib dalam bingkai demokratisasi, sikap egaliter dan guyub serta kekompakan yang selalu ditunjukkan warga dan para pemimpinnya, baik ulama maupun umaro’.

Buahnya, adalah puluhan penghargaan prestisius tingkat nasional untuk berbagai bidang. Mulai bidang pendidikan, kesehatan, pangan, ekonomi/perdagangan, layanan publik, gender, hingga lingkungan. Semua itu, tak lepas dari leadership Pakde Karwo dan Gus Ipul serta kekompakan mereka selama tujuh tahun memimpin Jatim.

Dengan apa yang telah diraih tersebut, dalam sisa waktu tiga tahun masa pemerintahan hingga 2019, Gubernur Soekarwo ingin mewujudkan Jatim sebagai “Provinsi Terkemuka di ASEAN”. ASEAN (Association of South East Asia Nations) merupkan Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara, dengan anggota 11 negara, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Brunei Darussalam, Vietnam, Myanmar, Laos, Kamboja, dan Timor Leste.

Penulis: Mujib Anwar
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved