Berita Gresik

Aliran Sungai ke Tambak Mampet, Warga Manyar Gresik Demo Pelabuhan

"Banyak petani tambak dan pekerja tambak dirugikan akibat adanya proyek JIPPE dan pelabuhan internasional. Bagaimana tidak, sungai yang lebar diuruk j

Aliran Sungai ke Tambak Mampet, Warga Manyar Gresik Demo Pelabuhan
surya/sugiyono
Massa Upertam dan Gemas menutup pintu proyek JIPPE sehingga truk galian C tidak bisa keluar dan masuk, Kamis (11/2/2016). 

SURYA.co.id | GRESIK - Masyarakat sal Kecamatan Manyar, Gresik,Jatim yang ada di sekitar proyek Java Intregrated Industrial Port and Estate (JIIPE) yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Bersatu (Gemas) dan Ukhwah Persatuan Petani Tambak (Upertam) melakukan unjuk rasa di pintu gerbang proyek, Kamis (11/2/2016).

Untuk rasa puluhan warga itu membuat ratusan truk galian C tidak bisa masuk.

Pengunjuk rasa menggelar orasi dengan di depan pintu masuk proyek.

Mereka menuntut, agar warga setempat diperkerjakan dan aliran sungai sungai mengalir seperti sedia kala.

"Banyak petani tambak dan pekerja tambak dirugikan akibat adanya proyek JIPPE dan pelabuhan internasional. Bagaimana tidak, sungai yang lebar diuruk jadi ciut, sehingga air laut tidak bisa mengalir ke tambak," kata Rosidi, pengurus Gemas dalam orasinya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Sampai saat ini massa masih orasi diiringi musik untuk menunggu perwakilan manajemen menemuinya. Truk-truk proyek dan truk proyek tidak bisa masuk area pelabuhan .

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Sugiyono
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved