Peristiwa Surabaya

Pengemudi Ferrari Berdalih Tidak Balapan dengan Lamborghini, Jaksa Tunjukkan Rekaman CCTV

#SURABAYA - Keluarga Wiyang juga memberi uang Rp 10 juta untuk biaya pemakaman, Rp 125 juta untuk santunan dan motor Honda Beat baru.

Pengemudi Ferrari Berdalih Tidak Balapan dengan Lamborghini, Jaksa Tunjukkan Rekaman CCTV
anas miftakhudin
Wiyang Lautner, pengemudi mobil Lambhorghini B 2258 WM. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Mobil Lambhorghini B 2258 WM yang dikendarai terdakwa Wiyang Lautner (24) dan menewaskan Kuswarijono (51) saat membeli STMJ di Jalan Raya Manyar Kertoarjo, pernah dipakai adu balap di Sirkuit Sentul, Jakarta.

Hal itu disampaikan saksi Bambang Harijanto Hadisujono dalam sidang yang dipimpin hakim Burhanudin di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (10/2/2016).

"Mobil itu pernah dipakai sekali oleh Wiyang di Sirkuit Sentul," kata Bambang yang ditemui usai memberi kesaksian di PN Surabaya.

Kalau bapak (Bambang) bagaimana?

"Saya nggak ikut, cuma nonton saja. Aku wis tuwek (tua), rek," sambungnya. 

Bambang menyatakan, Wiyang masuk dalam komunitasnya namun selama ini tidak pernah adu balap liar di jalan raya.

"Kalau ingin mencoba, mobil dibawa ke Sirkuit Sentul. Kalau di jalan umum tidak pernah," kata Bambang.

Sebelum tabrakan, sehari sebelumnya sudah janjian bertemu di Lenmarc Surabaya untuk sekadar ngopi bareng.

Minggu atau tanggal 29 November 2015, Bambang sempat melihat mobil Wiyang di Jalan Manyar Kertoarjo.

Bambang yang mengendarai Ferrari merah B 8866 VV bersama anaknya berusia 15 tahun, membunyikan klakson sebanyak 2 kali.

Halaman
123
Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved