Berita Gresik
Kali Lamong Surut, Pasar Benjeng Gresik Masih Tergenang Air
"Ini ada saluran airnya tapi mampet akibat banyak sampah," kata Siti kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).
Penulis: Sugiyono | Editor: Yoni
SURYA.co.id | GRESIK - Banjir luapan Kali Lamong yang sudah surut masih meninggalkan genangan air dan tumpukan sampah.
Ternyata saluran air banyak yang mampet, dangkal dan tidak ada pembuangan sampah yang layak.
"Saluran airnya mampet. Tertutup sampah, sehingga airnya tidak bisa langsung habis. Masih menggenang," kata Anik Mujafafah (50), pedagang di Pasar Tradisional Jl Raya Benjeng, Kecamatan Benjang, Selasa (9/2/2016).
Dengan adanya genangan tersebut, pedagang di Pasar Benjeng tidak belum bisa membuka stannya, tapi hanya bersih-bersih lumpur akibat banjir.
Sedangkan pengunjung pasar juga enggan masuk pasar.
"Banjirnya sehari, airnya ngendon sampai tiga hari," imbuh Anik dengan membersihkan halaman tokonya.
Begitu juga dengan Siti Satyawati, pedagang busana anak-anak juga mengatakan bahwa pembangunan gedung di sekitar pasar membuat saluran air menjadi mampet sehingga air tidak lancar.
"Ini ada saluran airnya tapi mampet akibat banyak sampah," kata Siti kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).
Siti menambahkan bahwa akibat banjir tidak bisa membuka stan busananya.
"Tiap kali musim hujan sudah disiapkan tempat yang tinggi, sehingga saat musim hujan dan terjadi banjir tidak sampai terendam," katanya.
Dari pantauan Surya (TRIBUNnews.com Network) , banjir luapan Kali Lamong sudah surut tapi masih ada genangan air di Pasar Benjeng.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pasar-benjeng-terendam_20160209_134736.jpg)