Breaking News:

Berita Surabaya

Cukup Latihan Empat Hari Untuk Tampilkan Tari Kipas dan Payung

"Kami latihan hanya empat hari. Cukuplah, karena dasar tarian kami sudah tahu," jelas Haris yang juga sebagai owner dari sanggar Karisma Dancer kepada

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Yoni
surya/Habiburahman
Indri Dewi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Suasana gladi bersih acara perayaan tahun baru Imlek di Hotel Pullman, Surabaya, Sabtu (6/2) berlangsung meriah.
Tujuh penari yang akan tampil di malam pergantian tahu, Minggu (7/2) itu, sudah tampil dengan kostum dan tata rias lengkap.

Mereka terdiri atas Tami, Indri, Irma, Rida, Meje, Maya, dan Gisela, dari sanggar Karisma Dancer.

Kostum yang dikenakan adalah kostum khas China, dengan potongan dress Ceongsam warna merah. Agar mudah bergerak, ada belahan di bagian kanan dan kiri dress, sehingga tujuh penari asuhan Haris Slamet ini berhasil tampil menarik.

Gerakan tari kipas yang ditampilkan dalam gladi bersih itu, berhasil membuat suasana ballroom Rama Sinta serasa seperti sudut kota di negara Tiongkok.

"Kami latihan hanya empat hari. Cukuplah, karena dasar tarian kami sudah tahu," jelas Haris yang juga sebagai owner dari sanggar Karisma Dancer kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Dalam acara perayaan tahun baru Imlek dengan tema Once Upon A Time in China itu, tujuh penari ini tampil dua kali. Menarikan tarian modifikasi kipas dan payung.

Selain tarian, perayaan yang diisi dengan makan malam keluarga itu juga menampilkan berbagai acara yang berbeda. Sebagai bintang tamu, seniman tari senior Didik Nini Thowok.

"Didik Nini Thowok akan tampil bersamaan dengan para tamu makan malam," jelas Tatok Hariyanto, PR and Marcomm Manager Pullman-Accor Hotels East Java Area.

Selain tarian, juga ada band yang akan menampilkan lagu-lagu mandarin.
Lebih lanjut, Tatok menyebutkan, acara dimulai dengan open gate, disambut penampilan dua barongsai di depan hotel. Kemudian sebelum masuk ke ballroom, mendapat sajian permainan musik kecapi khas China.

"Juga bisa menikmati pasar tradisional dan ada both foto," lanjut Tatok.

Saat dihubungi via telepon disela gladi bersih, Didik, mengatakan sangat antusias untuk tampil di Surabaya.

"Saya akan menari tarian panca rupa. Tarian ini menggunakan topeng yang akan berganti-ganti," kata Didik.

Selain tarian panca rupa, juga ada satu tarian lagi yang akan ditampilkan. Didik mengakui, tampil di acara perayaan tahun baru Imlek di Surabaya merupakan yang pertama kalinya.

"Saya siap memberi yang terbaik untuk warga Surabaya. Apalagi di Surabaya ini, suasana khas Imleknya cukup menarik," tandas Didik.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved