Berita Pendidikan Surabaya

Para Penggerak Pendidikan di Jatim Terbitkan Buku, Seperti Ini Isinya

#SURABAYA - Para siswa kelas 2 SD diminta untuk membuat egrang. Padahal, bagi siswa kelas 2 SD, tentu mereka belum bisa memotong bambu.

sulvi sofiana
Ketua Dewan Pendidikan Jawa Timur Zainuddin Maliki (batik putih) bersama peserta dalam peluncuran buku Pendidikan Indonesia Berkemajuan, Rabu (3/2/2016) 

SURYA.co.id | SURABAYA – Pendidikan berkemajuan menjadi judul buku yang dibuat Dewan Pendidikan Jatim. Buku inimerupakan kumpulan pemikiran para penggerak pendidikan.

Ketua Dewan Pendidikan Jawa Timur, Zainuddin Maliki, dalam peluncuran buku Pendidikan Indonesia Berkemajuan di Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Rabu (3/2/2016), menjelaskan, anak-anak tidak boleh kehilangan pengalaman dalam proses belajar.

Zainuddin mengatakan, beberapa ulasan dalam bukunya juga menunjukkan sekolah di lembaga formal kerapkali membuat siswa kehilangan kontak dengan pengalaman.

Para siswa disibukkan dengan belajar teori di kelas sehingga yang dipelajari hanya bersifat abstrak. ”Seharusnya belajar tentang hidup dan kehidupan nyata,” katanya kepada SURYA.co.id, Rabu (3/2/2016).

Persoalan itu, jelas dia, harus diluruskan kembali. Sekolah formal harus menyajikan pembelajaran yang otentik. Dengan kata lain, belajar berdasarkan persoalan atau problem based learning.

”Semakin otentik semakin bagus,” jelasnya.

Hal itu, imbuh Zainuddin, juga bisa menjadi solusi untuk mengurangi sarjana pengangguran. ”Karena, sebanyak 78 persen pengangguran disumbang lulusan perguruan tinggi,” tuturnya.

Tidak kalah penting adalah beban belajar di sekolah. Kerap dijumpai para siswa memperoleh tugas dari sekolah.

Dalam Kurikulum 2013, kata dia, tugas itu seharusnya dikerjakan sendiri. Namun, banyak rumusan capaian pembelajaran yang ternyata tidak sesuai dengan tingkat perkembangan jiwa anak.

”Mestinya mengerjakan sendiri, tapi karena belum waktunya, ya tidak bisa,” jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved