Breaking News:

Polemik Gafatar

KPAI : Perlu Dukungan Masyarakat untuk Tangani Anak-anak Pengungsi eks Gafatar

Langkah darurat yang dikoordinasikan Kementerian Sosial cukup baik tetapi perlu partisipasi elemen masyarakat lebih banyak.

surya/mujib anwar
Puluhan anak-anak mantan pengikut Gafatar yang menunggu jemputan petugas dari kabupaten/kota, saat dihibur Eka, Pemain Biola Difabel dari Universitas Negeri Surabaya, Rabu (27/1/2016) siang. 

SURYA.co.id | JAKARTA - Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menangani anak-anak pengungsi eks Gafatar.

"Terutama untuk kebutuhan dasar anak-anak seperti pampers, susu, bubur, buku-buku anak, dan media permainan," kata Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Niam Sholeh, Jumat (29/1/2016).

Menurut Asrorun, langkah darurat yang dikoordinasikan Kementerian Sosial cukup baik tetapi perlu partisipasi elemen masyarakat lebih banyak.

"Pelaku usaha dan lembaga filantropi juga perlu hadir untuk mengerahkan sumber dayanya," ucap Asrorun.

Ia menyatakan ditemukan beberapa anak mengalami sakit panas sehingga butuh penanganan khusus.

"Ada juga yang berkebutuhan khusus sehingga Kemenkes perlu lebih optimal menanganinya," ujarnya.

Pihaknya juga secara khusus mmbuka posko perlindungan anak di titik pengungsian di Asrama Haji, Jakarta Timur didukung Kementerian Sosial dan elemen relawan dari masyarakat.

Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved