Peristiwa Surabaya

VIDEO - Gagalnya Penyelundupan 20.814 Kg Sirip Ikan Hiu Martil dan 93.412 Kg Ubur-ubur

Bagian ikan hiu yang akan dikirim ke Hongkong ini tidak hanya berbentuk sirip. Petugas hanya menemukan sirip hiu seberat 1.562 Kg sirip ikan hiu.

SURYA.co.id | SURABAYA - Sebanyak 20.814 kilogram (Kg) sirip ikan hiu martil dan 93.412 Kg ubur-ubur yang akan diselundupkan melalui Terminal Petikemas Surabaya ke Vietnam dan Hongkong digagalkan aparat Kantor Bea Cukai Tanjung Perak, Surabaya.

Saat akan mengirim ke Hongkong, CV SS tidak mencantumkan data sebagaimana isi kontainer. Dalam dokumen pengiriman tercantum isi perut ikan tanpa menyebut detail jenis ikannya.

“Saat diperiksa, ternyata sirip ikan yang diduga ikan hiu martil,” kata Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Perak, Efrizal, Kamis (28/1/2016).

Bagian ikan hiu yang akan dikirim ke Hongkong ini tidak hanya berbentuk sirip. Petugas hanya menemukan sirip hiu seberat 1.562 Kg sirip ikan hiu.

Bagian lainnya terdiri dari sayap, ekor, dan kikir. Bagian ikan yang paling banyak akan dikirim adalah sayap dan ekor. Dua bagian tubuh ini masing-masing seberat 7.000 buah lebih.

Efrizal menambahkan sebenarnya ekspor ubur-ubur tidak dilarang. Makanya pihaknya tidak mempermasalahkan ekspor ubur-ubur ke Vietnam.

Tapi CV SIS tidak melampirkan sertifikat kesehatan untuk ubur-ubur yang akan diekspor. Dokumen ini wajib dilampirkan untuk segala ikan jenis yang akan diekspor.

“Pengiriman sirip ikan hiu juga tidak dilengkapi sertifikat kesehatan. Sirip ikan hiu juga tidak dilengkapi sertifikat kesehatan,” tambahnya.

Penulis: Ahmad Zaimul Haq
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved