Breaking News:

PON Jawa Barat 2016

Kejar Perolehan Emas PON Jawa Barat, Judo Jawa Timur Tambah Empat Atlit Baru

#SURABAYA Judo Jawa Timur memasukkan empat atlet baru ke dalam Pusat Latihan Daerah untuk menambah peluang emas lebih besar dalam PON Jawa Barat.

Penulis: Sudharma Adi | Editor: Adrianus Adhi
antarajatim.com
Ilustrasi Judo 

SURYA.co.id I SURABAYA - Judo Jawa Timur memasukkan empat atlet baru ke dalam Pusat Latihan Daerah untuk menambah peluang emas lebih besar dalam PON Jawa Barat.

Tim monitoring dan evaluasi (monev) cabor judo, Fanan Hasanudin menjelaskan, "Mereka masuk dalam puslatda, karena peringkat mereka cukup bagus. Rata-rata peringkatnya adalah 1-8 nasional," ujarnya kepada wartawan, Rabu (20/1/2016).

Dijelaskan pula, dengan kekuatan Jawa Timur yang ada itu, pihaknya menilai target dari KONI Jawa Timur sebanyak empat emas di PON Jabar masih bisa direalisasi.

Ini karena ada beberapa judoka Jawa Timur yang jadi langganan juara di event besar, termasuk PON, seperti Embun Cahyono dan Suliswanto, serta Dewinda Yuliati.

"Ada juga pasangan Novita Wulansari dan Ita Rahmawati di nomor kata yang berpeluang emas. Mereka memang jadi andalan Jawa Timur dalam PON mendatang," tuturnya.

Dari situ, pihaknya menilai bahwa target empat emas yang dibebankan pada judo sebenarnya bisa bertambah. Ini karena ada sedikitnya enam judoka non puslatda yang sering berlatih bersama atlet puslatda.

Enam atlet itu bisa mengimbangi atlet puslatda karena rata-rata mereka berperingkat 6-10 nasional. Beberapa atlet non puslatda itu adalah Fauzi Anthoni (kelas -55 kg) dan Mustika A Samudro (kelas -81 kg). "Mereka sebenarnya punya potensi untuk masuk puslatda," ujarnya.

Untuk itulah, pihaknya berencana menambah paling tidak empat atlet baru untuk masuk puslatda. Empat atlet baru itu rencanannya akan mengisi kelas dari total 9 kelas yang kosong alis tanpa judoka Jawa Timur. "Kami akan mengajukan ini ke KONI Jawa Timur," katanya.

Menanggapi permintaan penambahan atlet, Kabid Pembinaan dan Prestasi KONI Jawa Timur, Imantara Subagio mengatakan, jika ada penambahan atlet maka jajaran pelatih judo harus mengajukan surat ke KONI Jawa Timur.

"Posisinya harus bagus, dimana mereka berpotensi menyabet emas saja yang boleh dimasukkan," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved