Sabtu, 18 April 2026

PON Jawa Barat

Tim Gulat Jawa Timur Dikirim ke Vietnam, Ini Alasannya

Begini persiapan tim gulat jelang PON Jawa Barat.

Penulis: Sudharma Adi | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.co.id/Hayu Yudha Prabowo
Dessy Rachmawati (bawah) pegulat wanita jatim dikunci Octa Sari (atas), Pegulat wanita Lampung dalam Kejurnas Gulat Kelas 75 kg di GOR Pertamina Malang, Rabu (2/12/2015). Dessy Rachmawati dikalahkan Octo Sari dengan skor 0-6. 

SURYA.co.id I SURABAYA - Persiapan matang harus dilakukan gulat Jawa Timur agar para pegulatnya memenuhi target di PON Jawa Barat mendatang.

Itu terlihat dengan turunnya 13 pegulat dalam try out di Vietnam selama dua bulan, dan dilanjut latihan teknik dengan mendatangkan pelatih Uzbekistan ke Surabaya.

Pelatih gulat puslatda Jawa Timur, Rahman menjelaskan, sesuai program persiapan, maka 13 pegulat dari total 17 pegulat Jawa Timur dibawa ke Vietnam untuk menambah pengalaman tanding disana.

Mereka yang ikut try out di Vietnam di antaranya adalah Hasan Sidik (59 kg Grego), Sugiyono (54 kg Grego), dan AndriKurnia (66 kg Grego). "Vietnam adalah kiblat gulat di Asia Tenggara. Mereka ada disana mulai akhir Desember kemarin hingga 27 Februari," paparnya kepada Surya, Minggu (17/1/2016).

Dijelaskan, pihaknya hanya mengirim 13 dari 17 pegulat, karena mereka adalah peraih emas di Pra PON dan potensial mendulang emas di PON Jabar mendatang.

Try out di Vietnam, lebih banyak digunakan untuk menambah jam terbang atlet Jawa Timur, karena mereka akan sparring dengan pegulat timnas Vietnam.

"Dengan target tiga emas di PON Jabar, maka kami menginginkan mereka bisa mengambil pengalaman sebanyak mungkin di Vietnam dan target bisa direalisasi," ujarnya.

Persiapan tak hanya terhenti pada try out di Vietnam saja. Setelah menuntaskan sparring disana, tim gulat Jawa Timur kembali lagi ke Surabaya pada 28 Februari.

Namun, mereka tak pulang begitu saja, melainkan juga membawa pelatih Uzbekistan yang selama ini melatih Vietnam. Pelatih itu akan dikontrak untuk melatih dan mematangkan teknik gulat atlet Jawa Timur hingga PON Jabar selesai.

"Pelatih ini dulunya juara Asia dan melatih Vietnam hingga juara umum di SEA Games kemarin. Kami ingin mendapat pengalaman berharga lewat latihannya selama menangani atlet Jawa Timur," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved