Bom di Sarinah

Ini Tulisan Lengkap Bahrun Naim yang Menghasut Penyerangan, Bahkan pada Warga Sipil

Pengutipan tulisan lengkap ini terutama untuk terus menggugah kesadaran semua pihak bahwa mutlak perlu memusuhi terorisme, apapun landasannya.

Ini Tulisan Lengkap Bahrun Naim yang Menghasut Penyerangan, Bahkan pada Warga Sipil
bahrunnaim.co
AGITASI - Bahrun Naim makin leluasa menghasut aksi teror setelah berhasil lolos ke Suriah dan membuat blog yang kini diblokir. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Muhammad Bahrun Naim Anggih Tamtomo menyerukan penyerangan pakai cara apapun terhadap semua toghut atau setan atau musuh, bukan hanya yang bersenjata tetapi bahkan warga sipil.

Terduga pengendali serangan teror bom di dekat Gedung Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (14/1/2016) pagi, itu menyebarkan hasutannya melalui tulisan dalam blognya beralamat di bahrunnaim.co yang kini sudah diblokir. 

Meski diblokir, cache data blog itu masih mudah didapatkan di Internet. 

Pemuda kelahiran Pekalongan, 6 September 1983 yang lulus dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo itu kini berada di Suriah, menurut polisi maupun pengakuannya sendiri lewat kolom komentar dalam blognya.

Pengutipan tulisan lengkap Bahrun Naim yang bersifat menghasut ini terutama untuk terus menggugah kesadaran semua pihak bahwa mutlak perlu memusuhi terorisme, apapun landasan pikirannya, entah politik maupun agama.

Rentetan aksi teror di bumi Nusantara nyata-nyata membahayakan jiwa banyak orang, tidak hanya aparat atau warga negara asing tetapi juga warga sipil Indonesia (baca juga: Bahrun Naim Berbagi Tips dan Sketsa Bikin Sabuk Peledak, Ini Fungsinya). 

Berikut ini tulisan lengkap Bahrun Naim yang diunggah  27 November 2015:

Membuat Sistem Sel Komando

Sistem sel adalah sistem yang saat ini sangat populer, terlebih karena keberhasilan yang diraih Daulah Islamiyyah dalam beberapa operasi merebut kota Mosul.

Sistem ini tidak dipersatukan oleh sebuah komando yang harus senantiasa berhubungan, namun dipersatukan dalam sebuah komando yang terikat dengan manhaj dan tujuan daulah. Sehingga, seseorang tidak mesti harus memiliki komando secara langsung terhadap pemimpinnya.

Halaman
1234
Penulis: Yuli
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved