Polemik Gafatar

Polres Tuban Ajak Ulama Sampaikan agar Warga Tak Ikut Gafatar

#TUBAN - “Anggota kami sambang ke ulama (tokoh agama) untuk menyampaikan, bahwasanya jangan sampai warga Tuban ikut Gafatar,” terang Elis.

Polres Tuban Ajak Ulama Sampaikan agar Warga Tak Ikut Gafatar
iksan fauzi
Kasubag Humas Polres Tuban, AKP Elis Suendayati. 

SURYA.co.id | TUBAN - Tiga hari ini khalayak umum disuguhi berita tentang bahanya Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar).

Organisasi terlarang tersebut sempat merekrut dr Rica yang kemudian dikabarkan hilang oleh pihak keluarga pada 30 Desember 2015 lalu ditemukan anggota polisi pada 11 Januari 2016 di Pangkalanbun, Kalimantan Tengah.

Sejak itu, nyaris semua media di Indonesia mengupas sepak terjang dan metamorfosis Gafatar.

Kupasan Gafatar oleh media massa tersebut diantisipasi oleh pimpinan Polres Tuban agar tidak menyebar ke Bumi Wali, sebutan Kabupaten Tuban.

“Begitu ada berita tentang Gafatar di televisi, pimpinan kami, Bapak Kapolres menyampailan kepada anggota, bahwa itu organisasi terlarang,” terang AKP Elis Suendayati, Kasubag Humas Polres Tuban saat ditemuai SURYA.co.id di Mapolres, Rabu (13/1/2016).

Penyampaian dari Kapolres Tuban, AKBP Guruh Arif Darmawan berlanjut. Kata Elis, seluruh Bintara Pembina Keamanan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas) di seluruh jajaran Polres Tuban diperintahkan untuk menyosialisasikan kepada warga agar tidak ikut organisasi tersebut.

Di antara cara yang digunakan oleh aparat kepolisian agar imbauan kepada warga cepat tersampaikan adalah mengajak para ulama untuk ikut membantu. Para anggota polisi pun menemui para ulama di wilayah Tuban.

“Anggota kami sambang ke ulama (tokoh agama) untuk menyampaikan, bahwasanya jangan sampai warga Tuban ikut Gafatar,” terang Elis.

Selain itu, cara lain yang dilakukan oleh polisi adalah mendekati komunitas, instansi, dan lembaga kemasyarakat untuk menyampaikan sosialisasi larangan ikut Gafatar. “Kami melakukan secara formal maupun informal,” pungkasnya. 

Penulis: Iksan Fauzi
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved