Kamis, 9 April 2026

Berita Surabaya

Akhir Januari, AirFast Terbangi Bawean Seminggu Sekali

Diperkirakan penerbangan ke Bawean dilayani Seminggu sekali. Rute ke kepulauan Gresik itu merupakan tujuan terusan setelah dari Sumenep.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Parmin

SURYA.co.id | SURABAYA - AirFast, salah satu maskapai yang dinyatakan memenangkan lelang untuk jalur penerbangan ke Bawean, kepulauan di Gresik, Jatim. Pesawat ringan ini akan menerbangkan penumpang setelah dari Sumenep yang lebih dulu diterbangi.

"Maskapai itu yang nantinya membawa penumpang ke Bawean. Rutenya dari Sumenep, Surabaya, Bawean, Surabaya, Dewandaru (Karimun Jawa), dan Semarang. Semua rute ini ditempuh dalam dua hari," kata Kepala Otoritas Bandara Wilayah III, Dadun Kohar, Minggu (10/1/2016).

Diperkirakan penerbangan ke Bawean dilayani Seminggu sekali. Rute ke kepulauan Gresik itu merupakan tujuan terusan setelah dari Sumenep. Selama ini, pesawat yang sama lebih dulu terbang ke Sumenep dua minggu sekali.

Dadun menuturkan bahwa pihaknya baru saja menggelar rapat dengan Kementerian Perhubungan. Telah diketahui pemenang lelang untuk melayani penerbangan ke Bawean. Dadun memastikan, 26 Januari 2016, semua sarana utama dan pendukung sudah siap seratus persen. Tinggal diresmikan.

"Kami akan langsung komunikasi dengan kemententerian. Pak Menteri (Menhub Ignasius Jonan) yang akan meresmikan sendiri. Sekitar 29 Januari-lah," tambah Dadun.

Sebenarnya, akhir Desember 2015 adalah jadwal peresmian bandara dengan runway 930 meter itu. Hanya pesawat perintis yang bisa melalui bandara kecil ini. Bukan pesawat ATR yang minimal panjang runway 1.300 meter. Pesawat perintis juga tak bisa langsung PP.

"Tim dari Kementrian dan keselamatan udara telah mengecek kesiapan bandara. Utamanya runway. Soal cuaca, semua bisa diantisipasi. Mudah-mudahan lancar nantinya," kata Dadun.

Saat ini secara fisik dan infrastruktur bandara Bawean sudah siap. Utamanya infrastruktur pokok, runway. Landasan pacu untuk take off dan landingnya pesawat itu sudah terbangun maksimal. Panjang landasan 930 meter dan lebar 23 meter.

Kepala Dishub Jatim, Wahid Wahyudi, menjelaskan bahwa akan berlaku sistem subsidi bagi penumpang. Karena masih pesawat perintis jadi pengoperasian pertama nanti, pemerintah wajib memberikan subsidi itu. "Tarifnya pasti terjangkau lah," kata Wahid.

Selama ini, setiap orang yang mau ke Bawean harus menunggu jadwal kapal menyeberang. Itu pun jawal kapal ini tak setiap hari. Dibutuhkan waktu 6 jam untuk bisa smpai ke Bawean dari Gresik naik kapal. Kalau naik pesawat tak sampai sejam.

"Nanti kapasitas tempat duduk pesawat jenis itu hanya 12 orang. Tak hanya tujuan bisnis atau warga kampung. Banyak potensi wisata laut yang luar biasa di Bawean," tambah Wahid.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved