Berita Sumenep Madura

5 Tahun Sumenep Berjibaku Berantas Buta Aksara, Kini Sisa 40 Ribuan Orang

Hasilnya cukup mumpuni dan kini tinggal 53.000 orang, atau berkurang 50 persen dari tahun 2014 lalu.

5 Tahun Sumenep Berjibaku Berantas Buta Aksara, Kini Sisa 40 Ribuan Orang
ilustrasi

SURYA.co.id | SUMENEP - Bagai disambar petir, ketika Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Syaiful Rahman, menyebut bahwa di Jawa Timur ada dua kabupaten yang menduduki peringkat tiga besar nasional masyarakatnya buta aksara. Dua kabupaten tersebut, yakni Kabupaten Jember dan Kabupaten Sumenep.

Memang masuk akal, jika melihat jumlah penduduk Kabupaten Sumenep yang lebih dari satu juta jiwa, dengan sebaran penduduknya di 146 kepulauan, penerapan dan penyebaran pendidikan akan terasa sulit.

Sehingga dengan demikian, angka buta aksara atau buta huruf pasti jumlahnya cukup singnifikan.

Tahun 2010 lalu, jumlah penderita buta aksara sebanyak 134.000 orang, dan sejak itulah terus digalakkan pemberantasan buta aksara atau buta huruf, hingga pada akhir tahun 2014 lalu jumlahnya menurun menjadi 94.444 orang.

Angka itu masih tercatat sangat tinggi dan tetap bertahan di peringkat kedua se Jawa Timur, setelah Kabupaten Jember.

Sejak itulah tahun 2014 hingga tahun 2015 ini, Pemkab Sumenep melalui Dinas Pendidikan melalui Bidang Pendidikan Luar Sekolah (PLS) menggeber program pengentasan buta aksara program Keaksaraan Fungsional (KF) tahun anggaran 2015.

Hasilnya cukup mumpuni dan kini tinggal 53.000 orang, atau berkurang 50 persen dari tahun 2014 lalu.

Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, A Shadik melalui Kabid PLS, Misbahul Munir mengatakan, tingginya masyarakat yang menderita buta aksara di Kabupaten Sumenep karena banyaknya jumlah penduduk dan luasnya wilayah geografis penduduk Sumenep.

aca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Moh Rivai
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved