Gunung Bromo Siaga
Menteri Khofifah : Status Siaga, Belum Perlu Tempat Pengungsian di Sekitar Gunung Bromo
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, dirinya sudah meninjau Gunung Bromo beberapa waktu lalu.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | MALANG - Meski abu vulkanik sudah sampai di Kota Malang, kondisi di sekitar Gunung Bromo dianggap belum membutuhkan tempat pengungsian.
Tempat itu baru dibutuhkan apabila status Gunung Bromo sudah dalam kondisi darurat.
Kondisinya yang masih siaga saat ini dinilai belum perlu tempat pengungsian.
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, dirinya sudah meninjau Gunung Bromo beberapa waktu lalu.
Menurutnya, para penduduk di sekitar sana masih belum membutuhkan tempat mengungsi.
Namun, apabila Gunung Bromo sudah berstatus darurat, pihaknya sudah menyiapkan beberapa antisipasi.
"Salah satunya kita sudah memiliki empat dapur umum. Masing-masing dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), Polri, Dandim, dan Kemensos. Kalau dibutuhkan sewaktu-waktu, kita sudah ada. Tinggal dipasangkan," kata Khofifah.
Selain itu, apabila kondisi Gunung Bromo mendadak darurat, ia juga mengizinkan bupati mengeluarkan Surat Keputusan untuk menyalurkan 100 ton beras yang ada dalam cadangan Badan Urusan Logistik (Bulog).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/0801gunung-bromo2_20160108_153015.jpg)