Senin, 27 April 2026

Ekonomi Makro

BPS Mencatat, Inflasi Jatim 3,08 Persen dan Inflasi Nasional 3,35 Persen

Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim mencatat, inflasi tahunan Jatim berada di bawah nasional sudah terjadi sejak tahun 2013.

Penulis: M Taufik | Editor: Yuli
M TAUFIK
M Sairi Hasbullah, Kepala BPS Jatim. 

SURYA.co.id | SURABAYA – Inflasi tahunan Jawa Timur pada 2015 sebesar 3,08 persen, sedikit di bawah inflasi nasional 3,35 persen.

Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim mencatat, inflasi tahunan Jatim berada di bawah nasional sudah terjadi sejak tahun 2013.

“Dalam kurun waktu enam tahun, tahun 2010 inflasi tahunan Jawa Timur sama dengan inflasi nasional sebesar 6,96 persen. kemudian tahun 2011-2012 inflasi Jatim sedikit di atas nasional, dan sejak tahun 2013 hingga sekarang berada di bawah inflasi nasional,” ungkap M Sairi Hasbullah, Kepala BPS Jatim, Senin (4/1/2015).

Dijelaskan, kelompok pengeluaran yang memberi sumbangan terbesar terjadinya inflasi adalah kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 1,07 persen.

Kemudian kelompok bahan makanan 0,79 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,74 persen; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olah raga sebesar 0,16 persen, serta beberapa kelompok lain.

Sedangkan komoditi yang memberi sumbangan terbesar terhadap terjadinya inflasi sepanjang 2015 adalah beras dan sejumlah kebutuhan pokok lain, termasuk telur ayam ras, daging ayam, rokok dan beberapa kebutuhan lain.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved