Berita Madiun
Kapolres Madiun Bantah Senpi di Toilet SPBU Saradan Milik Polisi Semarang
#MADIUN -Polisi membantah bahwa revolver temuan Karyawan SPBU Saradan adalah milik polisi. Apa alasannya, ini penuturan dari Kapolres Madiun.
Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.co.id I MADIUN - Sepucuk revolver temuan karyawan SPBU Saradan pada Sabtu (2/1/2015) sore, hingga kini masih belum diketahui pemiliknya.
“Senpi colt 38 itu masih diidentifikasi, Karena saat kami lakukan pemeriksaan tanpa alat, nomor registrasi di senpi revolver sulit terbaca, karena itu perlu pemeriksaan forensik," kata Kapolres Madiun, AKBP Tony Surya Putra pada Minggu (3/1/2015).
Temuan senpi revolver yang lengkap dengan lima butir amunisi ini, kata Tony sudah disebarkan pada jajaran Polres terdekat dan ke Polda Jatim.
"Dengan disebarkan informasi penemuan itu, saya berharap segera ada titik terang soal asal usul pemilik senjata itu," papar dia.
"Beruntungnya, senpi itu tidak ditemukan pelaku kriminal. Kalau sampai berada ditangan pelaku kriminal bisa disalah gunakan," lanjutnya.
Ia juga berterimakasih pada karyawan SPBU yang berinisiatif mengamankan dan menyerahkan ke Polisi Sektor Saradan yang kemudian diserahkan ke Provost Polisi Resor Madiun.
Tolak Senpi Milik Polisi
Sementara, ada kabar yang menyebut bahwa senjata yang tertinggal dipintu toilet SPBU Saradan itu milik Polisi berpangkat Aiptu dari Resor Semarang, dan pemilik senjata itu sudah melapor ke Polres Madiun.
Meski demikian kabar itu dibantah keras oleh Kapolres Madiun AKBP Tony Surya Putra.
"Kabar itu tidak jelas sumbernya dan sangat tidak benar. Sekali lagi, kami masih melakukan pendalaman sampai pemeriksaan kemungkinan ada saksi yang melihat orang masuk toilet SPBU itu," aku Tony Surya Putra.
Seperti diberitakan, karyawan SPBU Saradan di Jalan Raya Madiun - Surabaya kaget melihat senjata api tergantung di kapstok (gantungan) itu dipintu toilet.
"Saya mau buang air kecil jadi batal setelah kaget melihat senpi tergantung di kapstok pintu toilet SPBU," kata Wijianto karyawan SPBU Saradan, Kabupaten Madiun yang menemukan senpi ini saat ditemui beberapa waktu lalu.
"Senjata itu kemudian saya ambil dan menyerahkan ke bagian kasir agar disimpan, sambil menunggu mandor SPBU untuk melapor ke Polsek Saradan," tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/kapolres-madiun-akbp-tony-surya-putra_20160103_170544.jpg)