Berita Magetan

Wabup Pertanyakan Pengadaan 900.000 Bibit Pohon

"Saya juga heran, pengadaan bibit pohon sebanyak 900.000 ribu itu ditanam dimana saja, saya belum tahu, juga belum dapat laporannya."

Wabup Pertanyakan Pengadaan 900.000 Bibit Pohon
surya/wiwit purwanto
foto: ilustrasi bagi bibit pohon. 

SURYA.co.id | MAGETAN - Pengadaan 900.000 bibit pohon dilakukan Dinas Kehutanan Perkebunan (Dishutbun) dan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Magetan dipertanyakan berbagai elemen masyarakat Magetan di antaranya Wakil Bupati Magetan.

"Saya juga heran, pengadaan bibit pohon sebanyak 900.000 ribu itu ditanam dimana saja, saya belum tahu, juga belum dapat laporannya,"kata Wabup Magetan Samsi, Senin (28/12/2015).

Wabup mengungkapkan hal itu saat menghadiri acara menghijaukan Gunung Lawu yang dialakukan Bocah Deso Seneng Alam (Bonesal), Komunitas Perantau Asal Magetan (Kompag), Komunitas Pecinta Alam Magetan, dan DPD KNPI Magetan, serta aktivis pecinta alam dari Jawa Tengah.

Pengadaan bibit pohon sebanyak itu, lanjut sesepuh PDIP Magetan ini, terungkap saat Bupati Magetan membacakan laporan di kegiatan penghijauan di Desa Getasanyar, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan beberapa waktu lalu.

"Masalahnya, ini bibit pohon yang disemai teman teman dari Bonesal, Kompag dan pecinta alam yang jumlahnya hanya 10 ribu saja sudah bisa menanami lahan berhektar hektar, tapi yang 900 ribu kok kelihatan sepi,"kata Wabup Samsi yang juga Ketua Badan Amil Zakat (BAZ) Kabupaten Magetan ini.

Samsi semakin heran ketika melihat lahan pembibitan milik komunitas Bonesal di bukit perkemahan Thoksono, Punthuk Kopen, Desa Gonggang, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Karena bibit pohon sebanyak 20 ribu yang disemai dilahan konservasi milik PT Perhutani yang semula gundul sudah mulai menghijau.

"Teman teman Bonesal ini biaya sendiri, pingin menghijaukan Indonesia, berawal dari Gunung Lawu yang sekarang sudah berubah fungsi dari hutan lindung menjadi lahan pertanian ini. Ini dibiayai pemerintah malah malah memanfaatkan kesempatan,"kata Samsi.

Ketua Bocah Deso Seneng Alam (Bonesal) Saeful Gimbal, yang selama ini memotori penghijauan Gunung Lawu, malah menantang berani menghijaukan Gununga Lawu dengan biaya yang digunakan untuk pengadaan bibit pohon itu.

"Selama ini kami rela memungut polybag bekas untuk media persemaian bibit pohon. Ini usaha kami, karena pemerintah dan pihak terkait seakan tidak peduli. Padahal, dana pengadaan bibit pohon sebanyak 900 ribu itu kalau di estimasikan (perkirakan) per bibit pohon Rp 1000, sudah Rp 900 juta, hampir Rp 1 miliar, kalau dana sebesar itu diberikan ke kita, saya akan hijaukan Gunung Lawu,"ujar Saeful Gimbal.

Saeful Gimbal berharap, Pemerintah Kabupaten Magetan bisa lebih peduli dengan kondisi hutan Gunung Lawu yang kini sangat memprihatin ini.

"Coba bayangankan, sumber kehidupan dan pendapatan Kabupaten Magetan mayoritas dari Gunung Lawu. Karena itu tidak akan rugi kalau kita bergotong royong menghijaukan Gunung Lawu. Tentunya Pemkab Magetan yang pegang anggaran punya peran penting dalam aksi menghijaukan Gunung Lawu kita,"ujar Saeful Gimbal.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved