Peristiwa Surabaya

Rem Diduga Blong, Truk Gasak Empat Motor dan Satu Mobil di Traffic Light

Informasinya kecelakaan tersebut akibat truk yang dikemudikan Febri Irawan itu remnya blong alias tidak berfungsi.

Rem Diduga Blong, Truk Gasak Empat Motor dan Satu Mobil di Traffic Light
surya/zainuddin
Sejumlah bangkai motor akibat kecelakaan diamankan di Mapolsek Karangpilang, Rabu (23/12/2015). 

SURYA.co.id | SURABAYA - M Huda (45) tidak bisa langsung pulang usai belanja ayam di sebuah pasar di Karangpilang, Rabu (23/12/2015). Sebab motor Vario yang ia tumpangi diseruduk truk cor L 8610 UV di pertigaan Jalan Mastrip-Jalan Kedurus.

Huda mengalami luka lecet di kakinya. Dia langsung dilarikan ke RS Wijaya, Wiyung untuk menjalani perawatan.

“Dia sendirian. Dia baru belanja ayam,” kata keluarga Huda yang tidak mau menyebutkan namanya.

Informasinya kecelakaan tersebut akibat truk yang dikemudikan Febri Irawan itu remnya blong alias tidak berfungsi.

Febri sudah menginjak rem jarak sekitar 500 meter dari traffic light pertigaan itu. Tapi truk tetap melaju sehingga menabrak empat motor dan satu mobil.

Awalnya truk itu menyerempet bagian belakang sisi kiri mobil Swift L 1502 FT yang dikemudikan Aris Siswoyo.

Setelahnya truk tetap melaju dan menabrak empat motor yang berhenti di belakang stop line. Empat motor yang diseruduk truk itu adalah Supra W 4672 ZI, Vario W 4043 TJ, dan dua motor lain belum diketahui identitasnya, yaitu Vario hitam, dan Vega R.

Dia menambahkan empat orang sempat menjalani perawatan di RS Wijaya. Tapi dokter sudah memperkenankan dua korban pulang setelah menjalani perawatan. Sedangkan Huda dan Wadan (pengemudi Vario R) masih dirawat.

Menurutnya, Febri sempat datang ke RS tersebut bersama beberapa anggota Satlantas. Tapi Febri dan anggota Satlantas itu hanya sebentar di RS. Dia tidak mengetahui kemana Febri dan anggota Satlantas itu.

“Katanya akan ke kantor. Tidak tahu ke Polsek Wiyung atau Polsek Karangpilang,” tambahnya.

Kanit Lantas Polsek Wiyung, AKP Dwi Heriyanto sempat menangani kecelakaan itu. Saat kecelakaan terjadi, ada anggota Polsek Wiyung yang berada tidak jauh dari lokasi. Makanya polisi itu langsung melakukan penanganan awal sampai anggota Polsek Karangpilang dan Unit Laka Polrestabes Surabaya tiba di lokasi.

“Semua barang bukti (BB) dibawa ke Polsek Karangpilang. Mungkin kasusnya ditangani Unit Laka,” kata Dwi.

Dikonfirmasi terpisah, Kanit Laka Polrestabes Surabaya AKP Adhika Ginanjar menyatakan pihaknya masih minta keterangan saksi dan korban.

Berdasar keterangan Febri, rem truk itu memang blong. Pihaknya belum mengetahui berapa kecepatan truk sehingga menyeruduk lima kendaraan itu.

“Karena rem blong, perusahaan harus menanggung biaya pengobatan korban,” kata Adhika.

Penulis: Zainuddin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved