Audisi Primadona

Jadi Juri di Surabaya, Joe Kriwil Ngaku Kelimpungan. Ini Penyebabnya!

MNCTV sudah menghadirkan ajang penggalian bakal musik dangdut lewat program Kontes Dangdut Indonesia (KDI) yang terbuka buat peserta pria dan wanita.

Jadi Juri di Surabaya, Joe Kriwil Ngaku Kelimpungan. Ini Penyebabnya!
SURYA/PRAMUDITO
Delapan Finalis Primadona asal Surabaya yang berangkat ke Jakarta. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Selama ini MNCTV sudah menghadirkan ajang penggalian bakal musik dangdut lewat program Kontes Dangdut Indonesia (KDI) yang terbuka buat peserta pria dan wanita. Program baru bertajuk Primadona ini khusus bagi peserta wanita.

Lewat program ini, MNCTV ini menjaga kekonsistenannya sebagai ‘rumah dangdut’ Tanah Air. Untuk itu, MNCTV terus berinvonasi untuk melahirkan program-program dangdut dengan konsep yang baru dan unik.

Menurut Maysari, Primadona adalah ajang bagi para perempuan yang multitalenta. Selain menguasai musik dangdut, diutamakan kontestan yang memiliki kemampuan lainnya, macam presenter, akting, atau modeling.

Joel Kriwil yang menjadi juri audisi Primadona tahap kedua di Surabaya, Minggu (20/12), mengaku cukup kelimpungan untuk menentukan yang berhak melaju ke babak selanjutnya. Ia mengungkapkan, para peserta memiliki suara yang luar biasa dan keunikan masing-masing.

“Selain bisa menyanyi, para peserta memiliki bakat-bakat menarik lainnya seperti akting, menari, presenting, modeling, sampai ada yang bisa menyanyi kosidah, tuturnya.

Setelah melalui persaingan ketat, tiga peserta asal Surabaya berhasil lolos melaju ke audisi Primadona di Jakarta. Mereka adalah Fajar Eastu, Anna Mardiana, dan Fitri Zenita.

Ketiga finalis ini akan ke Jakarta bersama lima finalis lainnya yang ikut audisi di Surabaya sejak Sabtu-Minggu (19-20/12). Ke-delapan finalis ini akan diadu dengan para finalis lain dari Makasar dan Jakarta.

Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Achmad Pramudito
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved