Pilbup Gresik

Huluq-Rubaie Tolak Tanda Tangan Rekapitulasi Suara Pilbup Gresik

#GRESIK - "Kami tidak mau menerima hasil rekap karena terjadi money politic yang tersetruktur, masif dan sistematis,” kata Ponco Praktikno.

Huluq-Rubaie Tolak Tanda Tangan Rekapitulasi Suara Pilbup Gresik
Surya/Moch. Sugiyono
KOSONG – Kotak rekapitulasi suara dari Kecamatan Dukun kosong, diduga karena anggota KPU Gresik keliru mengambil kotak di dalam gudang, Rabu (16/12/2015). 

SURYA.co.id I GRESIK – Saksi pasangan Calon Bupati-Calon Wakil Bupati Gresik nomor urut 2, Khusnul Huluq-Ahmad Rubaie tetap menolak menandatangani hasil rekapitulasi perolehan suara di kantor KPU Gresik, Rabu (16/12/2015).

Walaupun, hasil penghitungan suara pasangan cabup-cawabup nomor urut 1 Sambari-Halim Radianto – Mohamad Qosim ‘SQ’, lebih unggul. 

“Kami tidak mau menerima hasil rekap karena terjadi money politic yang tersetruktur, masif dan sistematis,” kata Ponco Praktikno, tim sukses Khusnul-Rubaie, usai perhitungan perolehan suara di kantor KPU Gresik.

Sementara, saksi dari pasangan calon Sambari-Qosim (SQ) tidak ada keberatan. Begitu juga dengan saksi calon Bupati Ahmad Nurhamim-Junaidi.

"Sip, tidak ada keberatan,” kata Khoirul Anam, kepada wartawan.

Sementara, hasil perolehan suara Sambari Halim Radianto –Mohamad Qosim mendapatkan 447.751 suara, pasangan Khusnul Huluq-Ahmad Rubaie mendapatkan 175.449 suara, sedangkan Ahmad Nurhamim-Junaidi mendapatkan 10.626 suara.

Sedangkan suara tidak sah mencapai 16.549. 

Ahmad Roni, Ketua KPU Gresik, menyatakan, tim yang keberatan dapat melakukan gugatan selama 3X24 jam terhitung pukul 16.30 WIB, Rabu (16/12/2015).

"Setelah rekapitulasi hasil suara akan diumumkan jumlah perolehan suara. Jika masih ada keberatan bisa melakukan gugatan selama 3X24 jam terhitung pukul 16.30 WIB,” kata Roni kepada wartawan. 

Penulis: Sugiyono
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved