Lomba Seni Suara Ayam Bekisar

Panitia Siapkan Doorprize Mobil, Sepeda Motor, hingga Sapi, dan Kambing

Doorprize yang diberikan panitia pada pemenang undian gantangan di kegiatan kali ini tergolong paling besar. Selain mobil, ada sepeda motor dan sapi.

Panitia Siapkan Doorprize Mobil, Sepeda Motor, hingga Sapi, dan Kambing
SURYA/PRAMUDITO
Pemenang Lomba Seni Suara Ayam Bekisar katagori Laga Madya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ada pun doorprize yang diberikan Panitia Lomba Seni Suara Ayam Bekisar Tingkat Nasional pada pemenang undian gantangan di kegiatan kali ini tergolong paling besar. Pada kegiatan sejenis sebelumnya, doorprize maksimal hanya berupa sepeda motor.

Selain mobil, panitia menyediakan banyak doorprize lain seperti sepeda motor, sapi, kambing, dan beragam alat elektronik. “Surabaya selama ini jadi barometer lomba Seni Suara Ayam Bekisar. Karena itu, soal doorprize pun kami ingin bisa lebih baik dari sebelumnya,” tegas Hariyadi Ketua Pelaksana Lomba Seni Suara Ayam Bekisar.

Menurut Hariyadi, setiap kegiatan kontes ayam bekisar di Surabaya selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta yang hadir dari beberapa kota di Jawa, Madura, Bali dan Sumatera. “Selain doorprize yang spektakuler, kami selalu menghadirkan kemasan yang bagus dan tertib di setiap lomba. Kami juga menjaga fair play, tidak ada juri yang main mata dengan peserta,” tandasnya.

Seperti lomba sebelumnya, kompetisi hasil kerjasama Kemari (Keluarga Penggemar Bekisar Indonesia) dan RM Kahyangan dibagi dalam tiga kelas yaitu Laga Utama dengan harga tiket pendaftaran Rp 250.000, Laga Madya (Rp 200.000), dan Laga Pratama (Rp 150.000).

Tiga kriteria kelas itu memang dibedakan dari kualitas ayam bekisar. Laga Utama merupakan ayam bekisar dengan kelas paling tinggi, prestise dan tentu saja harga yang dimiliki ayam tersebut sangat tinggi. Harga ayam bekisar untuk kelas ini minimal berada di harga Rp 50 juta.

Gandrung, ayam bekisar milik Tedjo Prasetyo ini misalnya, harganya sudah dipatok di angka Rp 125 juta. Sedang Sultan, milik HR Ali Badri Zaini konon pernah ditawar dengan harga Rp 200 juta tetapi tidak pernah dilepas.

“Ada banyak cara untuk melestarikan budaya Indonesia, agar tidak ditelan perkembangan zaman yang begitu pesat saat ini. Salah satunya, dengan melestarikan budaya melalui Kontes Seni Suara Ayam Bekisar,” cetus Harijadi Surya owner Kahyangan Art Resto.

Dampak lainnya, lanjut Harijadi, pelaksanaan lomba itu akan mengangkat ekonomi masyarakat khususnya para peternak ayam bekisar, perajin sangkar dan aksesoris ayam bekisar. “Semakin banyak jadwal lomba maka perburuan ayam bekisar juga akan meningkat,” imbuhnya.

Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Achmad Pramudito
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved