Citizen Reporter

Ketika Indonesia jadi Milik Bersama Asia

maka, jangan cuma jadi penonton saja... coba jurus yang dibagikan Sandiaga Uno ini, salah satu orang terkaya di Indonesia...

dinkop_surabaya
ilustrasi 

Oleh : Bramastyo Dhieka Anugerah
Mahasiswa Universitas Negeri Malang

AWAL 2016 Indonesia tak lagi milik masyarakat Indonesia, melainkan menjadi kepemilikan bersama negara-negara kawasan ASEAN. Untuk itu dibutuhkan  regenerasi yang rapi dan berkesinambungan.

Demikian paparan pengusaha Sandiaga Salahuddin Uno di Universitas Brawijaya,  Minggu (4/12/2015), lewat tema Youth, Entrepreneurs and Indonesia.

Menururt Sandiaga, kaum muda adalah pembaru perekonomian Indonesia yang kian hari kian melambat. Padahal Indonesia ada di peringkat 16 untuk sektor perekonomian dunia dan nomor tiga di Asia setelah China dan India.

Defisit terjadi di hampir semua sektor, mulai dari pangan, energi terbarukan hingga garam. Namun, dari permasalahan itulah lahir pengusaha tangguh untuk membereskan peliknya permasalahan bangsa.

Pria yang memulai karirnya dari karyawan hingga menjabat posisi direktur keuangan pada sebuah perusahaan itu merasakan benar pahit manisnya dunia usaha. Bahkan, PHK pun pernah dirasakannya.

PHK yang malah melecutnya membangun usaha. Tanpa kenal lelah dan menyerah, Sandiaga menawarkan restrukturisasi kepada seorang pimpinan perusahaan secara gratis. Dan berhasil. Rp 10 juta pertama buah dari kemauan untuk mencoba dan belajar pentingnya berkomunikasi tanpa basa-basi, ia rasakan hasilnya.

Tidak malas, terus ngotot berjuang, berharap tidak gagal, siap jatuh sembilan kali, namun harus bangkit 10 kali. Gagal pernah pula ia rasakan, namun sikap kuat untuk bangkit kembali, itu yang utama.

Sandiaga mencontohkan sikap pantang menjerah untuk bangkit dari kegagalan dan terus mencoba hingga berhasil dari Kolonel Sanders,  yang memulai bisnis di usia senja. Dialah founder KFC, spesialis ayam goreng tepung. Sekitar 1.100 restoran menolaknya! Bayangkan jika Sanders berhenti di usahanya yang ke 999, dunia mungkin tak pernah tahu KFC.

Jadi, putus salah satu orang terkaya di Indonesia ini, manusia tak pernah tahu takdirnya, tapi bisa mengupayakan dan mengontrol masa depannya dengan kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas di era MEA 2016.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved