Kamis, 23 April 2026

Gunung Bromo Siaga

Antisipasi Abu Bromo, BPBD Jatim Bentuk Komando Tanggap Darurat

"Ini sebagai antisipasi jika status Gunung Bromo naik dari siaga menjadi Awas," ujarnya, Senin (14/12/2015).

Penulis: Mujib Anwar | Editor: Parmin
foto: kades wonokitri untuk Surya
Kondisi terkini Gunung Bromo dipantau pada Kamis (12/11/2015). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim membentuk Komando Tanggap Darurat (Insident Commander), untuk mengantisipasi abu vulkanik Gunung Bromo yang terus meningkat.

Kepala Pelaksana BPBD Jatim Sudarmawan mengatakan, Komando Tanggap Darurat dipimpin langsung Sekdaprov Jatim Akhmad Sukardi. Dalam tugasnya, tim penyelamat ini dibantu aparat TNI dan Polri.

"Ini sebagai antisipasi jika status Gunung Bromo naik dari siaga menjadi Awas," ujarnya, Senin (14/12/2015).

Selain membentuk tim penyelamat, BPBD Jatim juga menyiapkan langkah lain untuk menghadapi kemungkinan Gunung Bromo meletus. Yakni, terus koordinasi dan konsolidasi dengan lima daerah di sekitar Bromo.

Lima daerah tersebut, yaitu Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan, dan Lumajang.

"Kami akan terus update rencana kontijensi dan menyusun rencana operasi," imbuh Pj Bupati Sumenep ini.

Penyiapan jalur evakuasi penduduk dan hunian sementara jika Gunung Bromo meletus juga sudah dilakukan, dengan fokus Kabupaten Probolinggo yang merupakan daerah langsung terdampak. Sementara wilayah lain, biasanya hanya terdampak asap saja.

"Khusus Kabupaten Probolinggo, ada delapan Kecamatan yang terdampak. Tapi hanya Kecamatan Sukapura yang terkena dampak langsung," tegas Sudarmawan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved