Hukum Kriminal Surabaya

Tak Ingin Sidang Bawaslu Terulang

“Kalau di Pengadilan Tipikor masih dimungkinkan membangun ruang saksi. Kalau di PN, kami masih memikirkan,” kata Didik.

Tak Ingin Sidang Bawaslu Terulang
surya/miftah faridl
Ratusan warga Grogol berusaha masuk ke ruangan sidang tipikor, Senin (27/4/2015) pagi. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Penyediaan ruang saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) bukan untuk mengatasnamakan saksi kasus tipikor.

Kejaksaan memilih skala prioritas untuk membangun ruang saksi.

Kepala Kejari Surabaya, Didik Farkhan menyatakan sebenarnya kejaksaan ingin membangun ruang saksi di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Tapi butuh ruang luas untuk membangun ruang saksi di PN. Sebab, jumlah kasus di PN lebih banyak dibandingkan di Pengadilan Tipikor. Jumlah saksi yang hadir di PN pun lebih banyak dibandingkan di Pengadilan Tipikor.

“Kalau di Pengadilan Tipikor masih dimungkinkan membangun ruang saksi. Kalau di PN, kami masih memikirkan,” kata Didik.

Didik menambahkan munculnya gagasan penyediaan ruang saksi ini saat ada sidang dugaan korupsi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim beberapa waktu lalu.

Sebagaimana biasa, saksi sudah tiba sebelum sidang dimulai. Tapi sidang tidak langsung digelar setelah saksi tiba.

Karena terlalu lama menunggu, saksi itu meninggalkan Pengadilan Tipikor.

Jaksa pun kelimpungan saat sidang akan dimulai. Jaksa berusaha mencari saksi itu di sekitar pengadilan. Tapi saksi itu tidak ditemukan.

Didik berharap kejadian tersebut tidak terulang. Makanya pihaknya berinisiatif menyediakan ruang saksi. Selain untuk menghilangkan kesan terlantar, para saksi juga bisa lebih betah menunggu sidang.

“Ruang itu hanya untuk saksi. Tapi kalau saksi membawa keluarga, bisa juga menunggu di ruang itu,” tambahnya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Zainuddin
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved