Berita Otomotif
Suzuki Kenalkan Ciaz di Jawa Timur, Harganya Rp 280 Juta
Di Booth Suzuki misalnya, terlihat mobil sedan yang sama sekali belum pernah muncul di Jawa Timur, yakni Ciaz.
Penulis: Sudharma Adi | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.co.id I SURABAYA - Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) menjadi ajang untuk mengenalkan produk baru. Diler maupun agen pemegang merek (APM) yang menjadi peserta cenderung memilih even tahunan ini untuk memamerkan produk terbarunya.
Ada 15 merek otomotif ternama yang menjadi peserta. Daihatsu, Datsun, Honda, Hyundai, Isuzu, Lexus Mazda, Mercedes Benz, Mitsubishi, Nissan, Suzuki, Toyota, serta berbagai merek lain. Seperti pameran-pameran sebelumnya, sebagian besar dari mereka sengaja memamerkan produk-produk terbaru dan produk unggulannya pada kesempatan ini.
Di Booth Suzuki misalnya, terlihat mobil sedan yang sama sekali belum pernah muncul di Jawa Timur, yakni Ciaz. Sedan terbaru yang dikenalkan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) yang memang baru pertama kalinya di ajang GIIAS Surabara Auto Show 2015. Ciaz merupakan gabungan unsur sedan kelas atas dengan desain berkualitas tinggi yang sporty dan elegan.
“Kendaraan ini memiliki keseimbangan terbaik antara efisiensi bahan bakar dengan performa berkendara. Memiliki ruang kabin yang lapang dan nyaman, serta performa keselamata nyang tinggi," ungkap Makmur, Marketing Director PT SIS Kamis (10/12/2015).
"Ciaz adalah kendaraan yang irit bahan bakar karena menggunakan mesin tipe K14B yang merupakan mesin bertarah global. Harganya juga tidak terlalu mahal, untuk Ciaz manual Rp 280 juta, dan yang matic Rp 292 juta,” lanjutnya.
Peluncuran Ciaz merupakan lanjutan cerita tentang kehadiran sedan Suzuki di Indonesia. Sedan Esteem yang menjadi andalan pada kisaran tahun 1995, serta ketenaran Suzuki Baleeno setahun kemudian yang dengan sejumlah generasinya bisa bertahan hingga tahun 2004 silam. Sampai akhirnya, Baleeno tak lagi diproduksi tahun 2012 dan habis di pasaran pada 2013.
Secara global, kata Makmur, Ciaz pertama kali hadir pada 6 Oktober 2014 di India. Kemudian disusul peluncuran di Tiongkok pda Januari 2015 dengan nama Suzuki Alivio. Kemudian, Ciaz diluncurkan secara resmi di Thailand pada 7 April 2015. “Selain di Asia, Ciaz juga telah dipasarkan di Amerika Latin, Timur Tengah dan Afrika,” sambungnya.
Di Indonesia, Ciaz pertama kali muncul di GIIAS 2015 Agustus lalu. Dan untuk Jawa Timur, baru sekarang ini dikenalkan. Untuk kendaraan ini, Suzuki tidak mematok penjualan tinggi. Yang lebih ditekankan sementara ini adalah pengenalannya ke public.
“Penekannya bukan ke volume, tapi lebih ke brand. Unitnya juga masih sangat terbatas, selama pameran atau hingga akhir tahun ini kami hanya menargetkan pemesanan 5 unit saja. Saat ini, yang sudah datang di Surabaya baru dua unit,” terang Yuanita Chrystanti, Manajer Marketing PT UMC di sela pameran.
Kendati demikian, pihaknya mengaku tetap menyerahkan semua ke pasar. Jika ternyata peminatnya tinggi, tidak menutup kemungkinan jumlah unit itu bisa ditambah. “Yang jelas, animo masyarakat cukup bagus. Dua hari pameran ini, Ciaz banyak menjadi perhatian. Pengunjung yang merasa tertarik, kebanyakan langsung melakukan test drive,” lanjutnya.
Selain Ciaz, sejumlah produk Suzuki lain juga dipamerkan di ajang ini. Dan tentunya, mobil sejuta umat atau MPV masih menjadi idola. Yakni New Ertiga yang dua hari pameran sudah laku sebanyak 52 unit. Padahal, selama pameran hanya ditargetkan penjualan sebanyak 100 unit.
Sepanjang tahun ini, Ertiga juga berkontribusi paling besar kepada Suzuki. Di Jawa Timur saja, total penjualan sejak Januari hingga November sudah tembus 5.800 unit. Kurang sedikit dari target penjualan selama 2015 sebanyak 6.300 unit. Dan jumlah itu juga menjadi penyumbang terbesar penjualan Suzuki di Jatim yang untuk seluruh tipe tercatat ada 12.501 unit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/suzuki-ciaz-gus-ipul_20151210_212314.jpg)