Pemprov Jatim

Dijamin Pusat, Proyek Umbulan Rp 1,8 Triliun segera Dikerjakan

Persetujuan disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro kepada Gubernur Jatim Soekarwo, Senin (7/12/2015),

Dijamin Pusat, Proyek Umbulan Rp 1,8 Triliun segera Dikerjakan
surya/mujib anwar
Gubernur Jatim Soekarwo ketika menerima jaminan dari Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro mewakili pemerintah pusat,Senin (7/12/2015). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Proyek prestisius pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) Umbulan senilai Rp 1,808 triliun akan segera dikerjakan.

Ini menyusul adanya jaminan dari pemerintah pusat, yang memberikan persetujuan dana dukungan kelayakan (DK) pembiayaan proyek kerjasama pemerintah swasta (KPS).

Persetujuan disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro kepada Gubernur Jatim Soekarwo, Senin (7/12/2015), dalam acara Investor Gathering dan Pameran Investasi Keuangan Tahun 2015, di Gedung Dhanapala Jakarta, Kementerian Keuangan.

Ikut menyaksikan, Menteri Perencanaan dan Ketua Bappenas Sofyan Djalil, dan Menko Perekonomian Darmin Nasution.

Menurut Pakde Karwo, dengan diserahkannya surat DK tersebut, maka pemerintah pusat menjamin terlaksananya proyek Umbulan. Sehingga pihak swasta selaku investor dan pelaksana proyek dapat bekerja dengan tenang, sementara Pemprov Jatim sendiri berperan sebagai Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK).

"Jatim merupakan provinsi pertama yang berani mengajukan diri sebagai PJPK," ujarnya.

Nilai proyek Umbulan sebesar Rp 1,808 triliun yang akan dibiayai oleh ekuitas Badan Usaha yang dibentuk oleh konsorsium yang ditetapkan sebagai pemenang lelang, pinjaman Bank dan dukungan kelayakan. Proyek tersebut menggunakan skema Built Operate Transfer (BOT) dengan masa konstruksi dijadwalkan selesai dalam jangka waktu 24 bulan, dan masa kerjasama selama 25 tahun sejak tanggal beroperasi secara komersial.

“Kami sangat bersyukur, karena selama 40 tahun sejak 1975, kami menunggu kepastian dari proyek ini," tegas Pakde Karwo.

Jika Umbulan beroperasi, air yang diproduksi dapat melayani kebutuhan air minum yang sehat dan jernih untuk lebih dari 1,3 juta jiwa masyarakat Jatim. Khususnya di Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Gresik, Sidoarjo, dan Kota Surabaya.

Kaya Pakde Karwo, rencana proyek SPAM Umbulan yang mempunyai kapasitas sebesar 4.000 liter per detik dengan kualitas prima dan dinilai lebih baik dari air minum dalam kemasan itu telah digagas sejak 40 tahun lalu. Dalam kurun waktu tersebut, telah terbuang air kualitas premium sebanyak 5,045 triliun liter.

"Selain itu, dengan pipa transmisi sepanjang 92,3 km dan diameter pipa sebesar 1,1-1,9 meter, menjadikan proyek ini yang terbesar di Indonesia," imbuh Gubernur dua periode ini.

Proyek Umbulan yang dikerjakan meliputi pekerjaan desain, konstruksi, operasi, pemeliharaan serta pembiayaannya.

Kata Pakde Karwo, sukses Jatim meraih kepastian dilaksanakannya proyek Umbulan akan lebih memacunya menggali lebih luas proyek kerjasama pemerintah swasta (KPS) yang dapat dilaksanakan di Jatim.

"Kami akan mencari kembali apa yang bisa dibiayai dengan KPS. Kami akan sering kesini (Kemenkeu) untuk terus berkoordinasi. Ini semua demi kesejahteraan masyarakat di Jatim,” pungkasnya.

Penulis: Mujib Anwar
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved