Minggu, 26 April 2026

Pendidikan

Uji Kompetensi Manajemen dan Wirausaha, Persiapan Jelang MEA

Uji kompetensi ini akan menjadi salah satu tolok ukur bagi setiap lulusan perguruan tinggi untuk menghadapi dunia kerja.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Titis Jati Permata
surya/sulvi sofiana
Mahasiswa dan alumnus Untag saat mengikuti uji kompetensi manajemen wirausaha dan produktivitas, Sabtu (5/12/2015). 

SURYA.co.id, SURABAYA – Sebanyak 310 peserta mengikuti uji kompetensi manajemen wirausaha dan produktivitas di Universitas 17 Agustus (Untag), Sabtu (5/12/2015).

Uji kompetensi ini akan menjadi salah satu tolok ukur bagi setiap lulusan perguruan tinggi untuk menghadapi dunia kerja.

Karena pertama kali diadakan, tak hanya mahasiswa aktif mengikuti perkuliahan, tetapi alumnus yang juga tertarik pada bidang wirausaha juga diperkenankan mengikuti uji kompetensi yang bekerjasama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) ini.

Mahmud Suyuti, Alumnus Untag Surabaya juga mengikuti uji kompetensi ini setelah mengetahui informasi mengenai sertifikat pendamping ijazah ini saat wisuda akhir Agustus.

Keinginannya untuk menambah keahlian selain dibidang Teknik Informatika membuatnya mengambil uji kompetensi ini.

Ia berharap dengan mengikuti uji kompetensi ini, saat ia memulai wirausaha, maka dirinya sudah terakui dengan adanya sertifikat eahlian yangterlisensi nasional ini

"Rektor menyampaikan dalam pidatonya bahwa kami harus punya sertifikat keahlian. Sehingga saya bisa mempunyai kelebihan untuk bersaing di dunia kerja nanti. Apalagi tahun depan sudah memasuki MEA," tutur alumni Teknik Informatika ini.

Ditemui di sela pelaksanaan tes uji kompetensi(TUK), Ketua Panitia Uji Kompetensi, Dr Sumiati, MM, mengatakan, dunia kerja saat ini menuntut masyarakat untuk memiliki kemampuan soft skil diluar kemampuan bidang akademik yang ia miliki.

Soft skill ini inilah yang menjadi pertimbangan lain bagi dunia kerja untuk menggunakan lulusan perguruan tinggi. "Jadi setiap lulusan harus punya keunggulan lain di luar bidang akademiknya," tegas Sumiati.

Sementara itu, Rektor Untag Surabaya, Prof Dr drg Ida Aju Brahmasari Dipl DHE MPA, menuturkan, uji kompetensi ini merupakan salah satu wujud nyata dari Untag Surabaya untuk mencetak sumber daya yang berkualitas.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved