Berita Bangkalan Madura

Motor atau Mobil Ngebut Pasti Akan Disemprit Polisi, Ini Ketentuannya

#BANGKALAN - Untuk jalan antarkota, kecepatan tertinggi dibatasi hingga 80 kpj, untuk kawasan perkotaan kecepatan tertinggi 50 kpj.

Motor atau Mobil Ngebut Pasti Akan Disemprit Polisi, Ini Ketentuannya
ist
ILUSTRASI - Suasana usai kecelakaan mobil Lamborghini di Surabaya. 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Pengemudi roda empat ataupun pengendara roda dua tidak hanya diminta berhati-hati dalam berkendara namun juga perlu memperhatikan batas kecepatan kendaraannya.

Kementerian Perhubungan sudah menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 111 Tahun 2015 tentang Tata Cara Penetapan Batas Kecepatan di jalan raya.

Permenhub itu telah disahkan pada 28 Juli 2015 dan pembatasan kecepatan mengemudi ini berlaku efektif mulai enam bulan setelah regulasi diterbitkan.

fafa
Kasatlantas Polres Bangkalan AKP Ridho Tri Putranto. foto: a faisol

"Berlaku secara nasional yang disampaikan melalui rambu lalu lintas," ungkap Kasatlantas Polres Bangkalan, Madura, AKP Ridho Tri Putranto, Jumat (4/12/2015).

Ada beberapa kelas jalan dengan ketentuan kecepatan yang harus ditaati para pengendara. Misalnya, pada lajur bebas kecepatan terendah yakni 60 kilometer per jam (kpj). Kecepatan tertinggi maksimal 100 kpj untuk jalan bebas hambatan.

Untuk jalan antarkota, kecepatan tertinggi dibatasi hingga 80 kpj, untuk kawasan perkotaan kecepatan tertinggi 50 kpj, dan kawasan permukiman kecepatan tertinggi dibatasi 30 kpj.

"Pengendara yang melanggar batas kecepatan yang telah ditentukan akan dikenai sanksi sesuai aturan yang berlaku," jelasnya.

Hingga saat ini, lanjut Ridho, pihaknya masih menunggu realisasi dari dinas perhubungan terkait klasifikasi status jalan.

"Perlu sosialisasi. Status jalan mana saja yang dibatasi, tentunya dengan memberikan rambu - rambu batas kecepatan," pungkasnya. 

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved