Berita Sumenep Madura

Istri Sakit, Adik Ipar Jadi Sasaran Berahi dan Tetangganya Tahu

#SEMENEP - Adik iparnya yang masih berumur 18 tahun, sebut saja Kembang, pun dirudapaksa. Akibatnya, bapak tiga anak itu digerebek warga.

Istri Sakit, Adik Ipar Jadi Sasaran Berahi dan Tetangganya Tahu
net
Ilustrasi 

SURYA.co.id | SUMENEP – Tak peduli istri sedang sakit, ketika syahwat berahinya sudah memuncak, Syafi’ie (29), warga Desa Campur Barat, Kecamatan Ambunten, Sumenep, Madura, justru gelap mata.

Adik iparnya yang masih berumur 18 tahun, sebut saja Kembang, pun dirudapaksa. Akibatnya, bapak tiga anak itu digerebek warga dan harus mendekam di polsek setempat, Kamis (3/12/2015).

Perbuatan tidak senonoh itu bermula ketika Kemban berkunjung ke rumah kakaknya, Sulaiha yang merupakan istri sah Syafi’ie.

Saat itu kakaknya memang sedang sakit sehingga Kembang menjenguk. Namun karena Kembang Kembang berkunjung ke rumah kakaknya hingga larut malam, maka pulangnya diantar oleh Syafi’ie kakak iparnya.

Kembang diantar Syafi’ie mengendarai sepeda motor ke Dusun Jutengen Laok, Desa Ambunten Tengah, Kecamatan Ambunten. Itu tempat tinggal Kembang yang juga rumah asal Sulaiha.

Tetapi sesampainya di rumah mertuanya, Syafi’ie tidak langsung pulang, namun tinggal di rumah tersebut hingga larut malam.

‘’Bahkan ternyata, Syafi’ie justru masuk kamar adik iparnya dan dicurigai warga setempat keduanya berbuat mesum,’’ papar IPTU Supardi, Kapolsek Ambunten.

Warga setempat yang curigai dan sudah lama mengintai perbuatan keduanya pun langsung merencanakan penggerebekan.

Tetapi untungnya sebelum penggerebekan terjadi, ada aparat desa yang melaporkan ke polisi, hingga seketika itu juga polisi diterjunkan ke lokasi kejadian.

Warga bersama polisi menggeberek keduanya yang sedang berduaan di kamar milik Kembang.

"Alhamdulillah, warga yang sudah marah besar itu tak sempat berbuat anarkhis. Kedua pasangan itu segera kami amankan di Mapolsek,’’ tandas Supardi.

Kini kasus asusila antara kakak dan ipar tersebut dilimpahkan ke Polres Sumenep dan sedang ditangani Unit Perlindungan Perempuan Anak (PPA).

‘’Hasil pemeriksaannya bagaimana, kita tunggau hasil dari unit PPA. Sekarang pemeriksaan masih berlangsung,’’ pungkasnya.

Penulis: Moh Rivai
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved