Berita Magetan

Siswa SD Tenggelam Saat Sekolah, Polisi: Guru Tak Bersalah

Penyelidikan kasus Sheyla Fitriana (8), siswa kelas dua SD Magetan, yang tenggelam saat jam pelajaran sekolah terancam berhenti.

Siswa SD Tenggelam Saat Sekolah, Polisi: Guru Tak Bersalah
surya/doni prasetyo
Di embung inilah para siswa bermain hingga membawa korban seorang tewas, Selasa (1/12/2015). 

SURYA.co.id I MAGETAN - Penyelidikan polisi pada kasus Sheyla Fitriana (8), siswa SD Negeri Baleasri 2, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan yang tenggelam saat bermain di embung terancam berhenti. Ini karena polisi menyatakan peristiwa tersebut bukan keteledoran sekolah.

"Itu kecelakaan, bukan kelalaian atau keteledoran. Karena saat kejadian tidak ada guru. Siswa itu keluar halaman sekolah saat jam pelajaran kosong, tanpa izin," kata Kepala Polsek Ngariboyo, AKP Wudir Dwi Siswanto pada Surya, saat di kantor kecamatan setempat, Rabu (2/12/2015).

Oleh karena alasan inipula, Wudir bingung jika ada yang mengatakan kasus tenggelamnya anak Joko Subagyo, tersebut itu akibat kelalaian pihak sekolah. "Bagaimana itu bisa dikatakan kelalaian sekolah, anak itu tidak bersama guru, dia keluar halaman sekolah sampai ke tempat kejadian itu tanpa izin dari sekolah," tegasnya.

Seperti diberitakan, Sheyla bersama tiga teman sekolahnya Rany, Rosa dan Iqbal, keluar dari halaman sekolah karena jam pelajaran olahraga kosong, Rudy guru olahraganya tidak masuk.

Awalnya tiga siswi dan satu siswa ini bermain di sawah tetangga sekolah. Entah siapa yang mengajak duluan, mereka kemudian masuk ke embung. Baru beberapa menit bermain ditepi Embung Duwet Sewu, siswa dan siswi ini berteriak teriak minta tolong.

Tak berapa lama, tiga orang yang kebetulan sedang bekerja di sawah berlarian masuk Embung, lalu tubuh sheyla sudah mengambang. Sheyla tewas kala itu.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved