Berita Magetan

Tak Ada Pelajaran, 4 Siswa Bermain di Embung, Tenggelam Seorang Tewas

Tidak jelas siapa yang terlebih dulu mengajak bermain ke Embung Duwe Sewu yang letaknya hanya beberapa ratus meter dari sekolahan mereka.

Tak Ada Pelajaran, 4 Siswa Bermain di Embung, Tenggelam Seorang Tewas
surya/doni prasetyo
Di embung inilah para siswa bermain hingga membawa korban seorang tewas, Selasa (1/12/2015). 

SURYA.co.id | MAGETAN - Empat siswa SDN Baleasri 2, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan terpeleset di Embung Duwet Sewu, Ngariboyo, seorang anak meninggal, tiga anak lainnya shock dan dilarikan ke Puskesmas setempat, Selasa (1/12/2015).

Keterangan yang dihimpun Surya.co.id di Embung Duwet Sewu, di Desa Baleasri, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan menyebutkan, keempat siswa ini sebelumnya hanya bermain-main di sekitar halaman sekolah.

Tidak jelas siapa yang terlebih dulu mengajak bermain ke Embung Duwe Sewu yang letaknya hanya beberapa ratus meter dari sekolahan mereka.

"Karena pelajaran olahraga kosong, siswa klas 2 ini diberi kebebasan bermain dihalaman sekolah. Tapi tidak tahu, saat teman-teman lain masih berada di halaman sekolah, keempatnya keluar sekolah izin kepada siapa,"jelas Fatmiatun, guru kelas di RSUD dr Sayidiman, Kabupaten Magetan, Selasa (1/12/2015).

Keempat siswa tersebut adalah Sheyla Fitriana (8) korban meninggal, Rany, Rosa, dan Iqbal, ketiganya sempat dirawat si Puskesmas, warga Desa Baleasri, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan.

Saat kejadian, lanjut Fatmiatun, dia sedang mengikuti rapat di kantor UPTD Dinas Pendidikan Ngariboyo. Sehingga adanya mata pelajaran kosong karena guru izin itu, dia tidak tahu, karena sejak pagi sudah berada dilokasi rapat yang jaraknya sekitar dua kilometer dari sekolah.

"Saya kejadian persisnya tidak tahu. Karena kebetulan saya terlibat panitia dalam rapat di kantor UPTD Ngariboyo. Saya tahu siswa saya tenggelam diembung setelah ditelepon dari sekolah. Saya langsung keluar rapat dan menuju Embung Duwet Sewu,"ujar Fatmiatun, guru kelas yang terlihat sangat terpukul dengan kajadian ini.

Bahkan begitu terpukulnya, Fatmiatun terus menangis saat Sheyla Fitriana, korban meninggal, dievakuasi.

Selanjutnya para korban dibawa ke Instalasi Rawat Darurat (IRD) RSUD dr Sayidiman, Kabupaten Magetan.

Rohmat Eko Sasmito, saksi mata warga Desa Baleasri, Kecamatan Ngariboyo, menuturkan setelah ketiga anak ini berhasil keluar dari dalam embung berteriak teriak minta tolong.
Namun lokasi Embung Duwet Sewu jauh dari pemukiman, hanya beberapa orang yang membatu ke lokasi tenggelamannya siswa SD.

"Sesuai keterangan Iqbal, salah satu dari keempat siswa itu, yang tenggelam Sheyla dan Rany. Tapi Rany berhasil ditarik Iqbal, sedang Sheyla yang panik terus ketengah embung, sehingga tangan Iqbal, satu satunya anak laki laki, tidak bisa meraihnya,"jelas Rohmat, Selasa (1/12/2015).

Jenazah Sheyla Fitriana rencananya di makamkan di Tempat Pemakaman Umum desa setempat, yang letaknya hanya sekitar 50 meter Timur Embung Duwet Sewu.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved