Kamis, 14 Mei 2026

Berita Ekonomi

Perusahaan Belanda Buka Bank Pangan dan Agribisnis Pertama di Indonesia

Rabobank, yang selama ini biasa melayani perbankan korporasi, Perbankan UKM dan Perbankan Komersial akan melayani Bank Pangan dan Agribisnis

Tayang:
Penulis: M Taufik | Editor: Adrianus Adhi
surya/sudarmawan
Komandan Kodim (Dandim) 0803/Madiun, Letkol Inf Rachman Fikri melaksanakan panen raya Demplot Kepras, Rawat, Tunas (Ratun) di area persawahan Dusun Bulak Blawong, Desa Babadan Lor, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jumat (10/07/2015). 

SURYA.co.id I SURABAYA - Dalam 10 tahun terakhir terdapat pergeseran yang signifikan dalam pola konsumsi pangan masyarakat Indonesia. Perubahan itu terjadi baik dari jenis makanan, perilaku dalam belanja, maupun budaya makan.

Menurut Rabobank Indonesia Food and Agribusiness Analyst, Haris F Rahmanto, pergeseran pola konsumsi itu dipengaruhi oleh peningkatan pendapatan, teknologi dan globalisasi. “Dan akibatnya, kebutuhan pangan meningkat baik dari segi kuantitas, variasi, maupun kualitasnya,” ungkapnya, Selasa (1/12/2015).

Ujungnya, kondisi itu membuka peluang bisnis. Termasuk bagi Rabobank, yang selama ini biasa melayani perbankan korporasi, Perbankan UKM dan Perbankan Komersial . Dan untuk menangkap peluang tersebut, Rabobank Indonesia sedang bersiap untuk tumbuh cepat dan menjadi salah satu bank pangan dan agribisnis terdepan di Indonesia.

Martyn H Schouten, Presiden Direktur Rabobank Indonesia melalui keterangan tertulisnya mengatakan bahwa secara global Rabobank dikenal sebagai salah satu bank yang memimpin dalam sektor pangan dan agribisnis.“Rabobank adalah bank yang memimpin dalam sektor pangan dan agribisnis karena keahlian serta pengalaman selama hampir 120 tahun dalam mendanai sektor ini”, katanya.

Strategi perusahaan ini memang fokus kepada sektor pangan dan agribisnis dalam pertumbuhan bisnisnya. Strategi ini mendapatkan dukungan penuh dari Rabobank Group, perusahaan induknya di Belanda, yang telah menyuntikkan modal USD35 juta di pertengahan tahun ini.

“Bergesernya pola konsumsi masyarakat menciptakan banyak peluang dalam bisnis pangan dan agribisnis,” lanjut Jopie Jusuf, Rabobank Indonesia Director of Business Banking, usai acara seminar “Kiat Sukses Food & Agribusiness 2016” di Jakarta.

Dengan seminar ini, lanjutnya, Rabobank Indonesia memberikan pandangan ekonomi, informasi mengenai peluang bisnis, serta kiat-kiat pemasaran dan pendanaan agar nasabah sukses dalam meraih peluang. Seminar di awal Desember ini dihadiri oleh lebih dari 200 nasabah-nasabah Rabobank Indonesia.

Seminar dengan tujuan berbagi pengetahuan ini sejalan dengan visi global Banking for Food dari Rabobank untuk berkontribusi kepada usaha dunia dalam menyediakan cukup pangan bagi penduduk yang terus bertambah. Ini dilakukan dengan menyediakan akses dana, akses pengetahuan, dan akses kepada jaringan Rabobank di 41 negara

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved