Berita Bojonegoro
Desa Sukorejo Jadi Delegasi Bojonegoro di Ajang KB Award
Pada Selasa (1/12/2015), tim juri dari Provinsi Jawa Timur melakukan penilaian lapangan tahap kedua setelah seleksi administrasi.
Penulis: Iksan Fauzi | Editor: Yuli
SURYA.co.id | BOJONEGORO - PKK Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro mewakili Kabupaten Bojonegoro pada gelaran keluarga berencana (KB) Award Tingkat Propinsi Jawa Timur tahun 2015.
Pada Selasa (1/12/2015), tim juri dari Provinsi Jawa Timur melakukan penilaian lapangan tahap kedua setelah seleksi administrasi.
Tim penilai Tingkat Propinsi Jawa Timur sejumlah tujuh orang dipimpin oleh Umi Yuniarti.
Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Siti Asminarti Setyo Hartono mendampingi tim juri menuju lokasi di Balai Desa Sukorejo.
Kedatangan rombongan penilai disambut dengan gelaran tari Thengul sebagai tari sambutan selamat datang.
Asisten II bidang perekonomian pemkab Bojonegoro, Setyo Yuliono mengatakan, sebulan ini banyak penghargaan yang diterima Bojonegoro, antara lain adipura nasional, dan anugerah Kabupaten sehat.
Konsep pembangunan di Bojonegoro ada keselarasan antara alam dan lingkungan, serta manusia yang dituangkan dalam beberapa program antara lain Gerakan Desa Sehat dan Cerdas.
Beberapa item Gerakan Desa Sehat dan Cerdas itu adalah ODF, kematian ibu dan anak, serta keikutsertaan KB.
Selain itu, untuk program cerdas dalam bentuk bantuan sekolah kepada para pelajar SMA sederajat. Tahun ini, para pelajar menerima dana Rp 500 ribu dan mulai tahun depan menjadi Rp 2 juta.
“Jumlah balai penyuluhan KB di Bojonegoro berjumlah 23 dari 28 kecamatan di Bojonegoro. Di PPKB alokasi anggaran yang dikucurkan mencapai lebih dari Ro 11 miliar,” kata Setyo, Selasa (1/12).
Sementara itu, Ketua Tim Penilai, Umi Yuniarti mengatakan, Bojonegoro saat ini sudah masuk empat besar penilaian KB Award tingkat Propinsi Jawa Timur.
Ia berharap, prestasi juara tingkat provinsi, tahun lalu diraih Kabupaten Bojonegoro bisa singgah lagi tahun ini.
Menurut Umi, tim penilai ini terdiri dari beberapa sektoral antara lain BKkBN, Dinas Kesehatan, PKK, IBI, dan BPKB Provinsi Jawa Timur, serta biro kesehatan Provinsi Jawa TImur.
Fokus penilaian adalah melihat kondisi riil.
“Apakah sesuai dengan paparan dan bagaimana dukungan serta inovasi program yang dijalankan untuk memsukseskan kegiatan KB di Bojonegoro,” katanya.
Penilaian dilakukan tim dengan cara mengunjungi beberapa lokasi, antara lain Bina Keluarga Lansia, Bina Keluarga Balita, kegiatan layanan KB yang ditempatkan di Gedung Serbaguna Desa Sukorejo Kecamatan Bojonegoro.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pelaksanaan-kb-di-desa-sukorejo-bojonegoro-keluarga-berencana_20151201_203320.jpg)